Social Items


-Sambungan-


Bantu Petani Kembangkan Tanaman Bawang dan Cabai
DISAMPING pengembangan tanaman padi, melalui bantuan bibit padi dan pupuk, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) juga menyalurkan bantuan untuk pengembangan tanaman hortikultura. Baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan lewat Pemprov Kaltara.
Bantuan yang diberikan tersebut, di antaranya umtuk pembinaan petani lada, pengadaan bibit cabai, bantuan sarana pembuatan pupuk organik, dan lainnya. Termasuk juga bantuan di bidang peternakan.
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, di samping pengembangan tanaman padi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemprov Kaltara juga membantu para petani untuk mengembangkan tanaman hortikulra. Terutama yang memiliki potensi besar di Kaltara. “Banyak potensi bidang pertanian di Kaltara yang selama ini belum dibudidayakan secara maksimal. Melalui bantuan-bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa mengembangkan potensi yang ada di daerahnya,” kata Irianto.
Dibeberkan, bantuan yang akan diberikan antara lain berupa botol kemasan untuk memasarkan bubuk lada, pengadaan sarana untuk pengelolaan pupuk organik, pupuk NPK mendukung kawasan kebun cabai, serta program pengembangan tanaman bawang merah. “Salah satu fokus pengembangan kita, adalah tanaman bawang merah di Nunukan. Alhamdulillah, pendanaannya didukung oleh pusat melalui APBN yang nilainya lebih dari Rp 3 miliar. Meliputi bantuan bibit, pupuk, dan sarana pendukung lainnya,” kata Gubernur lagi. Selain bawang merah, tanaman lain yang dikembangkan adalah cabai dan jagung.
Tak hanya tanaman pangan, lanjutnya, Pemprov Kaltara juga memberikan bantuan ternak kepada para petani. Sebanyak 153 ekor sapi akan diperbantukan kepada masyarakat di Nunukan, Bulungan dan Tarakan. “Juga ada bantuan alat pendukung pasca panen. Yaitu berupa alat pengemas, berikut karung kemasan, papan penjemur, serta rice mill,” imbuhnya. Bantuan Rice Mill Unit (RMU) tahun ini diutamakan di wilayah perbatasan, seperti Krayan dan Sebatik, Nunukan.(humas)








BANTUAN BIDANG PERKEBUNAN, HORTIKULTURA DAN TANAMAN PANGAN

A. PERKEBUNAN
1. Pembinaan pengolahan bubuk lada
2. Botol kemasan pemasaran bubuk lada 12.000 botol di Bulungan
3. Pengadaan Pupuk Sawit 13.750 Kg di Bulungan

B. PENGELOLAAN PRODUKSI DAN TANAMAN SEREALIA
1. Pengadaan Sarana Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) 1 unit di Malinau
2. Pengelolaan Sistem Penyediaan Benih Tanaman Pangan
3. Pengadaan Pupuk NPK mendukung kawasan aneka cabai 1 paket di Nunukan

C. PENGEMBANGAN BUDIDAYA BAWANG MERAH DAN CABAI
1. Pengadaan benih bawang merah untuk lahan 20 hektare di Nunukan
2. Fasilitasi bantuan kawasan bawang merah (DIPA REVISI) 20 hektare di Nunukan
3. Pengadaan benih cabai untuk lahan 24 hektare di Nunukan
4. Pengadaan bibit cabai untuk lahan 10 hektare di Kota Tarakan
5. Pengadaan cultivator mendukung pengembangan cabai, 4 unit di Tarakan
6. Pengadaan Saprotan untuk cabai dan bawang merah di Tarakan dan Nunukan

D. PETERNAKAN
1. Pendistribusian bibit ternak kepada masyarakat
2. Pengadaan pakan konsentrat di Nunukan, Bulungan, Tarakan, Malinau
3. Pengadaan ternak sapi 153 ekor di Tarakan, Bulungan dan Nunukan

E. BANTUAN RICE MILL UNIT (RMU)
1. Pengadaan Rice Mill Unit di Krayan dan Sebatik Nunukan

SUMBER : DPKP Kaltara, 2017

Upaya Wujudkan Kaltara Sebagai Daerah Swasembada Pangan

SUARA KALTARA

-Sambungan-


Bantu Petani Kembangkan Tanaman Bawang dan Cabai
DISAMPING pengembangan tanaman padi, melalui bantuan bibit padi dan pupuk, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) juga menyalurkan bantuan untuk pengembangan tanaman hortikultura. Baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan lewat Pemprov Kaltara.
Bantuan yang diberikan tersebut, di antaranya umtuk pembinaan petani lada, pengadaan bibit cabai, bantuan sarana pembuatan pupuk organik, dan lainnya. Termasuk juga bantuan di bidang peternakan.
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, di samping pengembangan tanaman padi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemprov Kaltara juga membantu para petani untuk mengembangkan tanaman hortikulra. Terutama yang memiliki potensi besar di Kaltara. “Banyak potensi bidang pertanian di Kaltara yang selama ini belum dibudidayakan secara maksimal. Melalui bantuan-bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa mengembangkan potensi yang ada di daerahnya,” kata Irianto.
Dibeberkan, bantuan yang akan diberikan antara lain berupa botol kemasan untuk memasarkan bubuk lada, pengadaan sarana untuk pengelolaan pupuk organik, pupuk NPK mendukung kawasan kebun cabai, serta program pengembangan tanaman bawang merah. “Salah satu fokus pengembangan kita, adalah tanaman bawang merah di Nunukan. Alhamdulillah, pendanaannya didukung oleh pusat melalui APBN yang nilainya lebih dari Rp 3 miliar. Meliputi bantuan bibit, pupuk, dan sarana pendukung lainnya,” kata Gubernur lagi. Selain bawang merah, tanaman lain yang dikembangkan adalah cabai dan jagung.
Tak hanya tanaman pangan, lanjutnya, Pemprov Kaltara juga memberikan bantuan ternak kepada para petani. Sebanyak 153 ekor sapi akan diperbantukan kepada masyarakat di Nunukan, Bulungan dan Tarakan. “Juga ada bantuan alat pendukung pasca panen. Yaitu berupa alat pengemas, berikut karung kemasan, papan penjemur, serta rice mill,” imbuhnya. Bantuan Rice Mill Unit (RMU) tahun ini diutamakan di wilayah perbatasan, seperti Krayan dan Sebatik, Nunukan.(humas)








BANTUAN BIDANG PERKEBUNAN, HORTIKULTURA DAN TANAMAN PANGAN

A. PERKEBUNAN
1. Pembinaan pengolahan bubuk lada
2. Botol kemasan pemasaran bubuk lada 12.000 botol di Bulungan
3. Pengadaan Pupuk Sawit 13.750 Kg di Bulungan

B. PENGELOLAAN PRODUKSI DAN TANAMAN SEREALIA
1. Pengadaan Sarana Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) 1 unit di Malinau
2. Pengelolaan Sistem Penyediaan Benih Tanaman Pangan
3. Pengadaan Pupuk NPK mendukung kawasan aneka cabai 1 paket di Nunukan

C. PENGEMBANGAN BUDIDAYA BAWANG MERAH DAN CABAI
1. Pengadaan benih bawang merah untuk lahan 20 hektare di Nunukan
2. Fasilitasi bantuan kawasan bawang merah (DIPA REVISI) 20 hektare di Nunukan
3. Pengadaan benih cabai untuk lahan 24 hektare di Nunukan
4. Pengadaan bibit cabai untuk lahan 10 hektare di Kota Tarakan
5. Pengadaan cultivator mendukung pengembangan cabai, 4 unit di Tarakan
6. Pengadaan Saprotan untuk cabai dan bawang merah di Tarakan dan Nunukan

D. PETERNAKAN
1. Pendistribusian bibit ternak kepada masyarakat
2. Pengadaan pakan konsentrat di Nunukan, Bulungan, Tarakan, Malinau
3. Pengadaan ternak sapi 153 ekor di Tarakan, Bulungan dan Nunukan

E. BANTUAN RICE MILL UNIT (RMU)
1. Pengadaan Rice Mill Unit di Krayan dan Sebatik Nunukan

SUMBER : DPKP Kaltara, 2017

No comments