Social Items

Olah TKP Yang Dilakukan Disalah Satu Rumah Korban Pencurian, Jumriana warga jalan Aki Balak.






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Maraknya kasus pencurian di Kota Tarakan membuat Polres Tarakan banyaka menerima laporan pencurian tersebut. Dalam sehari, Polres Tarakan menerima 2 laporan masyarakat yang menjadi korban dalam pencurian tersebut.

Contohnya seperti Jumriana, seorang warga Jalan Aki Balak, RT 01 Kelurahan Karang Harapan yang saat itu kehilangan sebuah Handphone serta tas yang berisikan uang, yang diletakan didalam kamarnya tersebut.
“Jadi saat rumah Jumriana kemasukan maling, korban tertidur diruang tamu, rabu (29/11) sekira pukul 15.00 wita,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto.

Denny menerangkan, pelaku pencurian tersebut diketahui memasuki rumah Jumriah melewati jendela yang terletak pada samping kiri rumah korban. “Pelakunya itu memanjat tong dan melewati jendela dan mengambil tas Jumriah yang berisikan uang sebanyak Rp 500 ribu, serta 3 buah Handphone Android,” terangnya.

Sementara itu, pada hari yang sama, Polres Tarakan juga kembali menerima laporan yang kedua dengan kasus yang sama yang dengan rumah seorang warga yang beralamat di Jalan Hang Tuah RT 11 Kelurahan Selumit, telah terjadi pencurian dengan cara pelaku pencurian tersebut mencongkel pintu rumah korban.
“Jadi laporan yang kedua ini, pelaku memasuki rumah korban mencongkel pintu mengunakan obeng dan mengambil 2 buah Handphone serta uang tunai sebesar Rp 700 ribu yang terletak didalam dompet korban,” ungkap Denny.

Mengetahui kehilangan tersebut, Jumriah korban pencurian pertama serta korban pencurian di Jalan Hang Tuah tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan dan pihak kepolisian juga masih melakukan pemburuan terhadap pelaku pencurian tersebut. “Anggota juga sudah lakukan Olah TKP di kedua rumah korban pencurian,” tuturnya.
Kemudian, Ipda Denny menghimbau kepada masyarakat Kota Tarakat lebih berhati-hati lagi bila meninggalkan rumah, dengan adanya 2 kasus pencurian tersebut bisa membuat pelajaran bagi masyarakat Kota Tarakan.

“Jadi taruhlah barang berharga ditempat yang aman, periksa rumah sebelum ditinggalkan dan bila perlu minta tolong kepada tetangga untuk mengawasi rumah anda bila ingin berpergian,” himbaunya. (lly)

Waduh, Dalam Sehari 2 Rumah Dibobol Maling

SUARA KALTARA
Olah TKP Yang Dilakukan Disalah Satu Rumah Korban Pencurian, Jumriana warga jalan Aki Balak.






SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Maraknya kasus pencurian di Kota Tarakan membuat Polres Tarakan banyaka menerima laporan pencurian tersebut. Dalam sehari, Polres Tarakan menerima 2 laporan masyarakat yang menjadi korban dalam pencurian tersebut.

Contohnya seperti Jumriana, seorang warga Jalan Aki Balak, RT 01 Kelurahan Karang Harapan yang saat itu kehilangan sebuah Handphone serta tas yang berisikan uang, yang diletakan didalam kamarnya tersebut.
“Jadi saat rumah Jumriana kemasukan maling, korban tertidur diruang tamu, rabu (29/11) sekira pukul 15.00 wita,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto.

Denny menerangkan, pelaku pencurian tersebut diketahui memasuki rumah Jumriah melewati jendela yang terletak pada samping kiri rumah korban. “Pelakunya itu memanjat tong dan melewati jendela dan mengambil tas Jumriah yang berisikan uang sebanyak Rp 500 ribu, serta 3 buah Handphone Android,” terangnya.

Sementara itu, pada hari yang sama, Polres Tarakan juga kembali menerima laporan yang kedua dengan kasus yang sama yang dengan rumah seorang warga yang beralamat di Jalan Hang Tuah RT 11 Kelurahan Selumit, telah terjadi pencurian dengan cara pelaku pencurian tersebut mencongkel pintu rumah korban.
“Jadi laporan yang kedua ini, pelaku memasuki rumah korban mencongkel pintu mengunakan obeng dan mengambil 2 buah Handphone serta uang tunai sebesar Rp 700 ribu yang terletak didalam dompet korban,” ungkap Denny.

Mengetahui kehilangan tersebut, Jumriah korban pencurian pertama serta korban pencurian di Jalan Hang Tuah tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan dan pihak kepolisian juga masih melakukan pemburuan terhadap pelaku pencurian tersebut. “Anggota juga sudah lakukan Olah TKP di kedua rumah korban pencurian,” tuturnya.
Kemudian, Ipda Denny menghimbau kepada masyarakat Kota Tarakat lebih berhati-hati lagi bila meninggalkan rumah, dengan adanya 2 kasus pencurian tersebut bisa membuat pelajaran bagi masyarakat Kota Tarakan.

“Jadi taruhlah barang berharga ditempat yang aman, periksa rumah sebelum ditinggalkan dan bila perlu minta tolong kepada tetangga untuk mengawasi rumah anda bila ingin berpergian,” himbaunya. (lly)

No comments