Social Items


SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Tidak henti-hentinya tindak kriminal terjadi di Kota Tarakan. Kali ini pencurian kembali terjadi pada minggu (10/12) kemarin sekira pukul 20.30 wita, di Jalan Hasanudin Kelurahan Karang Anyar Pantai dirumah seorang nenek Aji.

Terkait hal itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto mengatakan, saat pukul 22.30 wita, seorang nenek datang melaporkan pencurian di Kantor Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Tarakan, bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian tersebut.

"Jadi nenek Aji itu melaporkan kejadian pencurian yang menimpanya. Yang saat itu dirinya kedatangan pembeli sabun, odol, mie instan," jelasnya saat ditemui awal media.

Lanjut Denny, setelah nenek tersebut sibuk dengan mempersiapkan barang yang dibeli orang tersebut dan Pembeli tersebut pun langsung mengambil dompet yang saat itu berada didalam etalase jualan nenek tersebut.

"Pencuri itu pintar, dia membuat penjualnya sibuk dan saat melihat nenek itu sibuk langsung melancarkan aksinya itu dengan mengambil dompet yang berisikan uang Rp 3.7 juta," terangnya.

Menyadari dompet yang berisikan uang sudah raib, korban pun langsung menghubungi menantunya untuk bisa ditemani ke Polres Tarakan, melaporkan pencurian tersebut.

"Korban itu saat mengetahui dompetnya hilang saat ingin mengembalikan kembalian pembeli dan mengetahui itu dia langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi," tutupnya.
Saat berita ini di terbitkan, pelaku pencurian tersebut masih dalam penyelidikan dan termasuk Daftar Pencarian Orang (DPO). (lly)

Asik Layani Pembeli, Uang Rp. 3,7 Juta Raib

SUARA KALTARA

SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Tidak henti-hentinya tindak kriminal terjadi di Kota Tarakan. Kali ini pencurian kembali terjadi pada minggu (10/12) kemarin sekira pukul 20.30 wita, di Jalan Hasanudin Kelurahan Karang Anyar Pantai dirumah seorang nenek Aji.

Terkait hal itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto mengatakan, saat pukul 22.30 wita, seorang nenek datang melaporkan pencurian di Kantor Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Tarakan, bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian tersebut.

"Jadi nenek Aji itu melaporkan kejadian pencurian yang menimpanya. Yang saat itu dirinya kedatangan pembeli sabun, odol, mie instan," jelasnya saat ditemui awal media.

Lanjut Denny, setelah nenek tersebut sibuk dengan mempersiapkan barang yang dibeli orang tersebut dan Pembeli tersebut pun langsung mengambil dompet yang saat itu berada didalam etalase jualan nenek tersebut.

"Pencuri itu pintar, dia membuat penjualnya sibuk dan saat melihat nenek itu sibuk langsung melancarkan aksinya itu dengan mengambil dompet yang berisikan uang Rp 3.7 juta," terangnya.

Menyadari dompet yang berisikan uang sudah raib, korban pun langsung menghubungi menantunya untuk bisa ditemani ke Polres Tarakan, melaporkan pencurian tersebut.

"Korban itu saat mengetahui dompetnya hilang saat ingin mengembalikan kembalian pembeli dan mengetahui itu dia langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi," tutupnya.
Saat berita ini di terbitkan, pelaku pencurian tersebut masih dalam penyelidikan dan termasuk Daftar Pencarian Orang (DPO). (lly)

No comments