Social Items

BANTUAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala memberikan bantuan kepada masyarakat Kaltara


SUARAKALTARA. COM,  TANJUNG SELOR - Tidak hanya peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sektor-sektor lainnya, pemerintah juga memberikan perhatian di bidang sosial.(25/12)

Selama Tahun 2017 ini, baik melalui APBN maupun APBD Provinsi, Pemprov Kaltara telah menyalurkan anggaran sebesar kurang Rp 50 miliar yang dikelola melalui Dinas Sosial.

Dana tersebut digunakan untuk pengendalian dan rehabilitasi penyandang masalah kesejahteraan sosial, korban bencana, korban tindak kekerasan, dan orang terlantar, serta pelaksanan jaminan kesejahteraan sosial.

Di antaranya, untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Beras Sejahtera (Rastra), Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Alat Bantu Fisik Bagi Penyandang Disabilitas, Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta yang teranyar adalah Bantuan Tabungan Sosial Anak (TASA).

Sebagai evaluasi, agar ke depan penyalurannya lebih baik dan tepat sasaran, Gubernur Kaltara meminta selalu ada sinergitas seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) terkait.

"Terutama data harus akurat. Ini sangat penting. Jangan sampai, masyarakat yang seharusnya dapat, justru tidak menerima bantuan", kata Irianto. 

"Atau sebaliknya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik di antara instansi yang terkaitnya", tegasnya. (babe/rsk)


///Program Bantuan Sosial yang disalurkan Dinas Sosial Provinsi Kaltara//

Rekapitulasi Bansos Provinsi Kaltara Tahun 2017

1. PKH untuk 8.511 keluarga, senilai Rp 16.085.790.000

2. Rastra untuk 23.086 keluarga, senilai Rp 31.664.757.600

3. Bansos Disabilitas untuk 50 jiwa, Rp 150.000.000

4. Bansos Lansia untuk 110 jiwa, Rp 220.000.000

5. Bansos KUBE untuk 7 kelompok, Rp 140.000.000

6. Bansos E-Warong untuk 7 kelompok, Rp 70.000.000


Dana Dekonsentrasi TA 2017

1. Bantuan Alat Bantu Fisik Bagi Penyandang Disabilitas

- 40 unit alat bantu senilai Rp 99.728.000

2. Bantuan UEP

- Korban NAPZA sebanyak 11 orang senilai Rp 5 juta per orang

- PSK sebanyak 15 orang senilai Rp 3 juta per orang

3. Bantuan TASA

- 507 orang anak senilai Rp 1 juta per orang


Dana Pusat TA 2017

1. Bantuan ASPDB 50 orang senilai Rp 300 ribu per orang

2. Bantuan ASLUT 110 orang senilai Rp 200 ribu per orang


Bansos Bersumber Dari Dana Dekonsentrasi Dirjen Penanganan Fakir Miskin Perdesaan dan Perkotaan Kemensos RI

1. Bantuan KUBE Perdesaan dengan realisasi Rp 540 juta

2. Bantuan KUBE Perkotaan dengan realisasi Rp 720 juta


Sumber : Dinsos Provinsi Kaltara, 2017

Gubernur Harapkan Bantuan Tepat Sasaran

SUARA KALTARA
BANTUAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala memberikan bantuan kepada masyarakat Kaltara


SUARAKALTARA. COM,  TANJUNG SELOR - Tidak hanya peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sektor-sektor lainnya, pemerintah juga memberikan perhatian di bidang sosial.(25/12)

Selama Tahun 2017 ini, baik melalui APBN maupun APBD Provinsi, Pemprov Kaltara telah menyalurkan anggaran sebesar kurang Rp 50 miliar yang dikelola melalui Dinas Sosial.

Dana tersebut digunakan untuk pengendalian dan rehabilitasi penyandang masalah kesejahteraan sosial, korban bencana, korban tindak kekerasan, dan orang terlantar, serta pelaksanan jaminan kesejahteraan sosial.

Di antaranya, untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Beras Sejahtera (Rastra), Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Alat Bantu Fisik Bagi Penyandang Disabilitas, Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta yang teranyar adalah Bantuan Tabungan Sosial Anak (TASA).

Sebagai evaluasi, agar ke depan penyalurannya lebih baik dan tepat sasaran, Gubernur Kaltara meminta selalu ada sinergitas seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) terkait.

"Terutama data harus akurat. Ini sangat penting. Jangan sampai, masyarakat yang seharusnya dapat, justru tidak menerima bantuan", kata Irianto. 

"Atau sebaliknya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik di antara instansi yang terkaitnya", tegasnya. (babe/rsk)


///Program Bantuan Sosial yang disalurkan Dinas Sosial Provinsi Kaltara//

Rekapitulasi Bansos Provinsi Kaltara Tahun 2017

1. PKH untuk 8.511 keluarga, senilai Rp 16.085.790.000

2. Rastra untuk 23.086 keluarga, senilai Rp 31.664.757.600

3. Bansos Disabilitas untuk 50 jiwa, Rp 150.000.000

4. Bansos Lansia untuk 110 jiwa, Rp 220.000.000

5. Bansos KUBE untuk 7 kelompok, Rp 140.000.000

6. Bansos E-Warong untuk 7 kelompok, Rp 70.000.000


Dana Dekonsentrasi TA 2017

1. Bantuan Alat Bantu Fisik Bagi Penyandang Disabilitas

- 40 unit alat bantu senilai Rp 99.728.000

2. Bantuan UEP

- Korban NAPZA sebanyak 11 orang senilai Rp 5 juta per orang

- PSK sebanyak 15 orang senilai Rp 3 juta per orang

3. Bantuan TASA

- 507 orang anak senilai Rp 1 juta per orang


Dana Pusat TA 2017

1. Bantuan ASPDB 50 orang senilai Rp 300 ribu per orang

2. Bantuan ASLUT 110 orang senilai Rp 200 ribu per orang


Bansos Bersumber Dari Dana Dekonsentrasi Dirjen Penanganan Fakir Miskin Perdesaan dan Perkotaan Kemensos RI

1. Bantuan KUBE Perdesaan dengan realisasi Rp 540 juta

2. Bantuan KUBE Perkotaan dengan realisasi Rp 720 juta


Sumber : Dinsos Provinsi Kaltara, 2017

No comments