Social Items



SUARAKALTARA. COM, TANJUNG SELOR - Bertempat di Aula Gedung Diklat Kabupaten Bulungan, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 kepada Satker K/L dan OPD , serta Daftar Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada bupati / walikota di wilayah Kaltara, Selasa (19/12).

Pertama-tama kami berterima kasih kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltara yang bekerjasama dengan Pemprov, sehingga dapat terlaksana acara ini, ucap Irianto. 

Sesuai tema APBN 2018 yakni, "Pemantapan Pengelolaan Fiskal untuk Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan" maka diharapkan DIPA dan Alokasi TKDD untuk Kaltara pada 2018, sebagai bagian dari APBN dapat menjadi instrumen fiskal yang mendukung program prioritas pembangunan di wilayah Kaltara, lanjutnya. 

DIPA dan Alokasi TKDD 2018 lingkup Provinsi Kaltara totalnya Rp 9,803 triliun. Rinciannya, DIPA 2018 Rp 3,463 triliun yang dibagi untuk 204 DIPA seluruh Satker K/L dan OPD se Kaltara yang penyalurannya melalui 3 KPPN di wilayah Kaltara. Yaitu, KPPN Tanjung Selor, KPPN Tarakan, dan KPPN Nunukan. 

Lalu, Alokasi TKDD sebesar Rp 6,339 triliun yang terdiri atas DBH Pajak Rp 387,18 miliar; DBH SDA Rp 740,19 miliar; DAU Rp 3,709 triliun; DAK Fisik Rp 656,23 miliar; DAK Non Fisik Rp 389,47 miliar; DID Rp 69,5 miliar, dan Dana Desa Rp 387,6 miliar.

Selain menyerahkan DIPA dan Alokasi TKDD 2018, dalam kesempatan itu juga Gubernur Kaltara menyerahkan penghargaan kepada Satker dengan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik dalam Aspek Kepatuhan dan Ketelitian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017. 

Di antaranya, Lanud Tarakan, Lapas Tarakan, Disnakertrans Bulungan dan beberapa intansi lainnya.

Juga penghargaan kepada Pemerintah Daerah yang mencatatkan Kinerja Terbaik Dalam Pengelolaan DAK Fisik Tahun 2017. Yakni, Provinsi Kaltara, Kota Tarakan, dan Kabupaten Bulungan.

Penghargaan terakhir juga di serahkan kepada instansi yang memiliki Kepatuhan Penyampaian Laporan Perpajakan Khusus Dalam Pengelolaan Dana Desa Tahun 2016, yang ditujukan kepada Pemkab Malinau dan Desa Kelapis, Kabupaten Malinau.

Dalam pelaksanaan APBN 2018 pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan. Antara lain, melalui simplifikasi pelaksanaan APBN yang berorientasi pada outcome dan output, dan lainnya.

Di sela-sela penyerahan DIPA dan beberapa penghargaan, di tempat yang sama Gubernur Kaltara melantik pengurus dan anggota Forun LLAJ (Lalu-lintas dan Angkutan Jalan). 

Forum LLAJ diketuai oleh Asisten II Setprov Kaltara H Syaiful Herman. Terhadap Forum ini, Gubernur menginstruksikan untuk bertugas dengan baik dalam menata dan membudayakan tata tertib berlalu lintas yang baik kepada masyarakat.(Babe/riska)

Gubernur Menyerahkan DIPA 2018

SUARA KALTARA


SUARAKALTARA. COM, TANJUNG SELOR - Bertempat di Aula Gedung Diklat Kabupaten Bulungan, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 kepada Satker K/L dan OPD , serta Daftar Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada bupati / walikota di wilayah Kaltara, Selasa (19/12).

Pertama-tama kami berterima kasih kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltara yang bekerjasama dengan Pemprov, sehingga dapat terlaksana acara ini, ucap Irianto. 

Sesuai tema APBN 2018 yakni, "Pemantapan Pengelolaan Fiskal untuk Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan" maka diharapkan DIPA dan Alokasi TKDD untuk Kaltara pada 2018, sebagai bagian dari APBN dapat menjadi instrumen fiskal yang mendukung program prioritas pembangunan di wilayah Kaltara, lanjutnya. 

DIPA dan Alokasi TKDD 2018 lingkup Provinsi Kaltara totalnya Rp 9,803 triliun. Rinciannya, DIPA 2018 Rp 3,463 triliun yang dibagi untuk 204 DIPA seluruh Satker K/L dan OPD se Kaltara yang penyalurannya melalui 3 KPPN di wilayah Kaltara. Yaitu, KPPN Tanjung Selor, KPPN Tarakan, dan KPPN Nunukan. 

Lalu, Alokasi TKDD sebesar Rp 6,339 triliun yang terdiri atas DBH Pajak Rp 387,18 miliar; DBH SDA Rp 740,19 miliar; DAU Rp 3,709 triliun; DAK Fisik Rp 656,23 miliar; DAK Non Fisik Rp 389,47 miliar; DID Rp 69,5 miliar, dan Dana Desa Rp 387,6 miliar.

Selain menyerahkan DIPA dan Alokasi TKDD 2018, dalam kesempatan itu juga Gubernur Kaltara menyerahkan penghargaan kepada Satker dengan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik dalam Aspek Kepatuhan dan Ketelitian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017. 

Di antaranya, Lanud Tarakan, Lapas Tarakan, Disnakertrans Bulungan dan beberapa intansi lainnya.

Juga penghargaan kepada Pemerintah Daerah yang mencatatkan Kinerja Terbaik Dalam Pengelolaan DAK Fisik Tahun 2017. Yakni, Provinsi Kaltara, Kota Tarakan, dan Kabupaten Bulungan.

Penghargaan terakhir juga di serahkan kepada instansi yang memiliki Kepatuhan Penyampaian Laporan Perpajakan Khusus Dalam Pengelolaan Dana Desa Tahun 2016, yang ditujukan kepada Pemkab Malinau dan Desa Kelapis, Kabupaten Malinau.

Dalam pelaksanaan APBN 2018 pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan. Antara lain, melalui simplifikasi pelaksanaan APBN yang berorientasi pada outcome dan output, dan lainnya.

Di sela-sela penyerahan DIPA dan beberapa penghargaan, di tempat yang sama Gubernur Kaltara melantik pengurus dan anggota Forun LLAJ (Lalu-lintas dan Angkutan Jalan). 

Forum LLAJ diketuai oleh Asisten II Setprov Kaltara H Syaiful Herman. Terhadap Forum ini, Gubernur menginstruksikan untuk bertugas dengan baik dalam menata dan membudayakan tata tertib berlalu lintas yang baik kepada masyarakat.(Babe/riska)

No comments