Social Items

REDESIGN : Wagub Kaltara H Udin Hianggio menghadiri seminar hasil redesign Kapal Wisata Provinsi Kaltara,  kemarin (18/12).


SUARAKALTARA. COM, TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) serius mengembangkan sarana pariwisata. Salah satunya lewat pembuatan Kapal Wisata yang saat ini perencanaan desainnya memasuki tahap seminar akhir. Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara bekerjasama dengan Center of Tehcnology (COT) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (18/12) melakukan seminar hasil redesign Kapal Wisata Provinsi Kaltara di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara.

Terkait dengan seminar itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara H Udin Hianggio mengatakan, Kapal Wisata yang direncanakan awal berkonstruksi besi berubah menjadi konstruksi kayu, dengan kecepatan 10 hingga 12 knots. Kapal ini memiliki jalur dan jarak pelayaran yang dibagi menjadi 4 rute, antara lain Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Pelabuhan Nunukan, Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Pelabuhan Malinau, Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Pelabuhan Speedbood Kayan II Tanjung Selor dan Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Dermaga Wika Tanjung Harapan Maratua. "Jalur Kapal Wisata terpusat di Tarakan, karena hasil survei yang sudah dilakukan COT Unhas Makassar, pusat pengisian bahan bakar ada di Tarakan,’’ katanya.

Pembuatan Kapal Wisata lanjut Wagub, adalah untuk mendukung pariwisata di Kaltara. Kapal Wisata akan melayari destinasi wisata di kabupaten dan kota se Kaltara. ’’Jadi kapal ini dilengkapi dengan panggung hiburan, restoran, tempat tidur, tempat menyelam dan tempat berjemur. Karena biasanya para wisatawan asing suka menyelam dan berjemur, jadi di dek belakang kita siapkan tempat menyelam dan di dek atas tempat berjemur,’’ urainya.

Kapal Wisata ini, lanjut Wagub memang difasilitasi untuk mengangkut wisatawan yang cinta bahari. Jadi, kapal yang cocok untuk menikmati wisata alam. Selain itu, kapal ini akan mempunyai ciri khas etnik yang ada di Kaltara yaitu Bulungan, Dayak dan Tidung. "Jadi akan menjadi suatu ciri khas yang berbeda dari kapal wisata lainnya. Kemudian akan dikombinasikan dengan teknologi modern sesuai dengan peraturan keselamatan pelayaran. Intinya, kapal ini berlayar secara tradisi,’’ ucapnya.

Dirinya berharap, selain akan mendorong wisatawan mancanegara maupun domestik berkunjung ke Kaltara, pembuatan Kapal Wisata juga dapat mengembangkan mode ekonomi kreatif baru di Kaltara. Artinya, Kapal Wisata akan menjadi rangsangan kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk ikut mengembangkan pariwisata.

"Jika sudah ramai dan menarik, maka masyarakat akan terdorong untuk mengkreasikan sesuatu yang bisa dijual. Untuk itu, kepada masyarakat Kaltara agar selalu menjaga lingkungan dan alam sekitar. Karena, alam Kaltara merupakan potensi besar untuk diberdayakan," tuntasnya.(humas/riska)

Jalur Kapal Wisata Terpusat di Tarakan

SUARA KALTARA
REDESIGN : Wagub Kaltara H Udin Hianggio menghadiri seminar hasil redesign Kapal Wisata Provinsi Kaltara,  kemarin (18/12).


SUARAKALTARA. COM, TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) serius mengembangkan sarana pariwisata. Salah satunya lewat pembuatan Kapal Wisata yang saat ini perencanaan desainnya memasuki tahap seminar akhir. Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara bekerjasama dengan Center of Tehcnology (COT) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (18/12) melakukan seminar hasil redesign Kapal Wisata Provinsi Kaltara di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara.

Terkait dengan seminar itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara H Udin Hianggio mengatakan, Kapal Wisata yang direncanakan awal berkonstruksi besi berubah menjadi konstruksi kayu, dengan kecepatan 10 hingga 12 knots. Kapal ini memiliki jalur dan jarak pelayaran yang dibagi menjadi 4 rute, antara lain Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Pelabuhan Nunukan, Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Pelabuhan Malinau, Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Pelabuhan Speedbood Kayan II Tanjung Selor dan Pelabuhan Tengkayu Tarakan ke Dermaga Wika Tanjung Harapan Maratua. "Jalur Kapal Wisata terpusat di Tarakan, karena hasil survei yang sudah dilakukan COT Unhas Makassar, pusat pengisian bahan bakar ada di Tarakan,’’ katanya.

Pembuatan Kapal Wisata lanjut Wagub, adalah untuk mendukung pariwisata di Kaltara. Kapal Wisata akan melayari destinasi wisata di kabupaten dan kota se Kaltara. ’’Jadi kapal ini dilengkapi dengan panggung hiburan, restoran, tempat tidur, tempat menyelam dan tempat berjemur. Karena biasanya para wisatawan asing suka menyelam dan berjemur, jadi di dek belakang kita siapkan tempat menyelam dan di dek atas tempat berjemur,’’ urainya.

Kapal Wisata ini, lanjut Wagub memang difasilitasi untuk mengangkut wisatawan yang cinta bahari. Jadi, kapal yang cocok untuk menikmati wisata alam. Selain itu, kapal ini akan mempunyai ciri khas etnik yang ada di Kaltara yaitu Bulungan, Dayak dan Tidung. "Jadi akan menjadi suatu ciri khas yang berbeda dari kapal wisata lainnya. Kemudian akan dikombinasikan dengan teknologi modern sesuai dengan peraturan keselamatan pelayaran. Intinya, kapal ini berlayar secara tradisi,’’ ucapnya.

Dirinya berharap, selain akan mendorong wisatawan mancanegara maupun domestik berkunjung ke Kaltara, pembuatan Kapal Wisata juga dapat mengembangkan mode ekonomi kreatif baru di Kaltara. Artinya, Kapal Wisata akan menjadi rangsangan kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk ikut mengembangkan pariwisata.

"Jika sudah ramai dan menarik, maka masyarakat akan terdorong untuk mengkreasikan sesuatu yang bisa dijual. Untuk itu, kepada masyarakat Kaltara agar selalu menjaga lingkungan dan alam sekitar. Karena, alam Kaltara merupakan potensi besar untuk diberdayakan," tuntasnya.(humas/riska)

No comments