Social Items


  • Samir, Jubir OKP Tarakan Saat Konfirmasi Terkait Kemunduran Musda KNPI

SUARAKALTARA.com,TARAKAN — Dengan sikap pengunduran jadwal Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Utara membuat Organisasi Kepemudaaan (OKP) sebanyak 35 organisasi menolak kemunduran tersebut.

Terkait hal itu, Samir, Juru bicara OKP mengatakan, Berdasarkan surat DPD KNPI Kaltara nomor 019/DPD-KNPI/Kaltara/XI/2017 perihal pelaksanaan Musda II, telah ditetapkan digelar 9-10 Desember 2017 di Tanjung Selor, Bulungan. “Tetapi kami dapat isu kalau Musda akan dimundurkan lagi. Maka dari itu kami mengadakan rapat ini dengan tujuan menolak kemunduran itu, karena sebelumnya sudah beberapa kali terjadi pengunduran jadwal,” jelasnya.

Lanjut Samir, dirinya menganggap, tidak ada alasan bagi KNPI Kaltara maupun panitia pelaksana untuk menunda. Jika alasannya karena persoalan internal seperti isu yang berkembang, sebagai induk organisasi kepemudaan, mestinya persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan baik, tanpa harus mengganggu jadwal musda.

“Kami khawatirnya bila ditunda, ini akan mencoreng KNPI Kaltara sendiri, kan bisa dianggap tidak konsisten yang seharusnya dilakukan Oktober kemarin, sempat diundur, kini mau diundur lagi,” lanjutnya.
Kemudian selain alasan itu, Samir juga menilai bahwa tahapan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Dan jadwal Musda nantipun telah diketahui masyarakat luas. Sehingga jangan sampai tertunda pelaksanaannya.

“Kan semua masyarakat sudah tahu bahkan provinsi dan jangan kan provinsi Jakarta pun tahu, apabila diundur lagi kan bisa mencoreng KNPI Kaltara sendiri,” tegasnya.

Ia menuturkan, dengan adanya sikap pengunduran jadwal Musda tersebut, Samir bersama 35 OKP akan mengambil sikap tegas. “Jadi kita akan tunggu aja apa kata KNPI Kaltara,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kaltara, Ibrahim mengatakan, jadwal yang sudah ditetapkan saat ini, dianggapnya sah berdasarkan keputusan rapat pleno DPD KNPI Kaltara pada 22 November lalu. 

“Bila diundur jadwalnya, sampai hari ini tidak ada, pengunduran itu kami anggap hanya sebatas isu saja. Karena sampai hari ini secara legalitas pelaksanaan musda KNPI Kaltara tetap tanggal 9 dan 10,” pungkas Ibrahim. (lly)

Musda Diundur Kembali, OKP Angkat Bicara

SUARA KALTARA

  • Samir, Jubir OKP Tarakan Saat Konfirmasi Terkait Kemunduran Musda KNPI

SUARAKALTARA.com,TARAKAN — Dengan sikap pengunduran jadwal Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Utara membuat Organisasi Kepemudaaan (OKP) sebanyak 35 organisasi menolak kemunduran tersebut.

Terkait hal itu, Samir, Juru bicara OKP mengatakan, Berdasarkan surat DPD KNPI Kaltara nomor 019/DPD-KNPI/Kaltara/XI/2017 perihal pelaksanaan Musda II, telah ditetapkan digelar 9-10 Desember 2017 di Tanjung Selor, Bulungan. “Tetapi kami dapat isu kalau Musda akan dimundurkan lagi. Maka dari itu kami mengadakan rapat ini dengan tujuan menolak kemunduran itu, karena sebelumnya sudah beberapa kali terjadi pengunduran jadwal,” jelasnya.

Lanjut Samir, dirinya menganggap, tidak ada alasan bagi KNPI Kaltara maupun panitia pelaksana untuk menunda. Jika alasannya karena persoalan internal seperti isu yang berkembang, sebagai induk organisasi kepemudaan, mestinya persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan baik, tanpa harus mengganggu jadwal musda.

“Kami khawatirnya bila ditunda, ini akan mencoreng KNPI Kaltara sendiri, kan bisa dianggap tidak konsisten yang seharusnya dilakukan Oktober kemarin, sempat diundur, kini mau diundur lagi,” lanjutnya.
Kemudian selain alasan itu, Samir juga menilai bahwa tahapan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Dan jadwal Musda nantipun telah diketahui masyarakat luas. Sehingga jangan sampai tertunda pelaksanaannya.

“Kan semua masyarakat sudah tahu bahkan provinsi dan jangan kan provinsi Jakarta pun tahu, apabila diundur lagi kan bisa mencoreng KNPI Kaltara sendiri,” tegasnya.

Ia menuturkan, dengan adanya sikap pengunduran jadwal Musda tersebut, Samir bersama 35 OKP akan mengambil sikap tegas. “Jadi kita akan tunggu aja apa kata KNPI Kaltara,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kaltara, Ibrahim mengatakan, jadwal yang sudah ditetapkan saat ini, dianggapnya sah berdasarkan keputusan rapat pleno DPD KNPI Kaltara pada 22 November lalu. 

“Bila diundur jadwalnya, sampai hari ini tidak ada, pengunduran itu kami anggap hanya sebatas isu saja. Karena sampai hari ini secara legalitas pelaksanaan musda KNPI Kaltara tetap tanggal 9 dan 10,” pungkas Ibrahim. (lly)

No comments