Social Items

BANTUAN : Sekprov Kaltara H Badrun mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis bantuan timbangan digital kepada pedagang Pasar Induk di Lapangan Agatish,  Tanjung Selor,  Senin (11/12).


SUARAKALTARA. COM, TANJUNG SELOR – Setelah sebelumnya menggelar Pesta Pantai di Pantai Cemara Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Sabtu (9/12), peringatan Hari Nusantara ke-17 dipamungkasi dengan upacara di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, Senin (11/12). 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Badrun mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjadi Inspektur Upacara (Irup).

Pada upacara yang dihadiri para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan pelaku usaha perikanan itu, Sekprov membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. “Hari Nusantara, mengingatkan kita mengenai konsep Wawasan Nusantara. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk meneguhkan tekad bahwa Republik Indonesia adalah sebuah negara kesatuan yang tak terpisahkan. Kendati negara kita terdiri dari lebih 19 ribu pulau,” kata H Badrun menirukan pernyataan Menteri KP.

Deklarasi Djoeanda 13 Desember 1957 menjadi pencetus upaya perjuangan Bangsa Indonesia mewujudkan kesatuan wilayah nusantara. Deklarasi itu, menegaskan bahwa Indonesia mempunyai kedaulatan penuh terhadap perairan antar-pulau. “Pemaknaan Deklarasi Djoeanda sangat tepat dengan tema Hari Nusantara tahun ini, yakni Gotong Royong Dalam Kebhinekaan di Nusantara Guna Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia,” urai H Badrun.

Untuk itu, H Badrun berharap masyarakat Indonesia dapat lebih produktif dan bijaksana memanfaatkan sumber daya kelautan. “Sumber daya laut kita belum diberdayakan secara optimal. Selain itu, kita juga harus memelihara laut sehingga generasi mendatang mampu menikmati dan memanfaatkannya secara lestari,” jelasnya.

Di sela upacara, juga dilakukan penyerahan secara simbolis timbangan digital kepada perwakilan pedagang komoditas perikanan di Pasar Induk Tanjung Selor oleh Sekprov. “Secara keseluruhan, 100 unit timbangan digital diberikan kepada 100 pedagang Pasar Induk Tanjung Selor. Sebelumnya, DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Kaltara juga memberikan bantuan 100 unit Peti Ikan untuk mereka,” kata Kepala DKP Provinsi Kaltara H Amir Bakry. Untuk bantuan perikanan sendiri, DKP Kaltara juga telah menyalurkan paket-paket bantuan untuk para pelaku usaha perikanan lainnya di Kaltara.(humas/riska)

Optimalkan dan Lestarikan Sumber Daya Laut

SUARA KALTARA
BANTUAN : Sekprov Kaltara H Badrun mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis bantuan timbangan digital kepada pedagang Pasar Induk di Lapangan Agatish,  Tanjung Selor,  Senin (11/12).


SUARAKALTARA. COM, TANJUNG SELOR – Setelah sebelumnya menggelar Pesta Pantai di Pantai Cemara Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Sabtu (9/12), peringatan Hari Nusantara ke-17 dipamungkasi dengan upacara di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, Senin (11/12). 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Badrun mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjadi Inspektur Upacara (Irup).

Pada upacara yang dihadiri para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan pelaku usaha perikanan itu, Sekprov membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. “Hari Nusantara, mengingatkan kita mengenai konsep Wawasan Nusantara. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk meneguhkan tekad bahwa Republik Indonesia adalah sebuah negara kesatuan yang tak terpisahkan. Kendati negara kita terdiri dari lebih 19 ribu pulau,” kata H Badrun menirukan pernyataan Menteri KP.

Deklarasi Djoeanda 13 Desember 1957 menjadi pencetus upaya perjuangan Bangsa Indonesia mewujudkan kesatuan wilayah nusantara. Deklarasi itu, menegaskan bahwa Indonesia mempunyai kedaulatan penuh terhadap perairan antar-pulau. “Pemaknaan Deklarasi Djoeanda sangat tepat dengan tema Hari Nusantara tahun ini, yakni Gotong Royong Dalam Kebhinekaan di Nusantara Guna Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia,” urai H Badrun.

Untuk itu, H Badrun berharap masyarakat Indonesia dapat lebih produktif dan bijaksana memanfaatkan sumber daya kelautan. “Sumber daya laut kita belum diberdayakan secara optimal. Selain itu, kita juga harus memelihara laut sehingga generasi mendatang mampu menikmati dan memanfaatkannya secara lestari,” jelasnya.

Di sela upacara, juga dilakukan penyerahan secara simbolis timbangan digital kepada perwakilan pedagang komoditas perikanan di Pasar Induk Tanjung Selor oleh Sekprov. “Secara keseluruhan, 100 unit timbangan digital diberikan kepada 100 pedagang Pasar Induk Tanjung Selor. Sebelumnya, DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Kaltara juga memberikan bantuan 100 unit Peti Ikan untuk mereka,” kata Kepala DKP Provinsi Kaltara H Amir Bakry. Untuk bantuan perikanan sendiri, DKP Kaltara juga telah menyalurkan paket-paket bantuan untuk para pelaku usaha perikanan lainnya di Kaltara.(humas/riska)

No comments