Social Items

Barang Bukti Sabu Seberat 24.6 Gram Milik IK Yang Rencananya Akan Diedarkan Ke Berau, Kalimantan Timur





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Penangkapan kasus narkotika jenis sabu dengan berat 24 gram dengan pelaku yang berinisial IK yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Timur di Pelabuhan Tengkayu 1 SDF Tarakan, telah mendapat titik terang lagi. Pasalnya, kepolisian kini telah melakukan pengembangan dan mendapatkan dua tersangka lainnya yang berinisialkan ES dan CA.

Hasil pengembangan kepolisian tersebut, dua orang lagi tersangka merupakan teman IK selama di Tarakan. “Jadi IK itu datang ke Tarakan dengan tujuan untuk membeli sabu dan meminta tolong kepada ES untuk membelikan sabu. Kemudian dengan mendapatkan sabu itu IK ingin menjual barang haram itu ke Berau,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto.

Setelah itu, ES mendapatkan sabu tersebut dengan berat 24 gram dari salah satu bandar yang ada di kota Tarakan. “Jadi IK memesan sabu itu kepada ES dengan memberikan uang sebesar Rp 15.500.000 untuk mencari sabu. Sesudah ES mendapatkan sabu itu ES dan CA memakai sebagian sabu itu bertiga sebelum IK pergi berangkat ke berau,” terangnya.

Akhirnya, pada Kamis pagi IK ditangkap di Pelabuhan Tengkayu I dan pada siang harinya giliran ES dan CA yang dijemput Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur dirumahnya masing-masing.
“Kita sempat kembangkan kasus ini dan kita dapatlah ES dan CA,” tuturnya.

Sementara itu, akibat ulah ketiga tersangka tersebut, IK, ES dan CA dikenakan pasal yang berbeda. “Dimana IK dikenakan Pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, IK diancam hukuman penjara 5 tahun, kalau ES dan CA dikenakan pasal 132 junto pasal 127 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutupnya. (lly)

Tak Ingin Rasakan Dingin Jeruji Besi Sendiri, IK Ajak 2 Temannya

SUARA KALTARA
Barang Bukti Sabu Seberat 24.6 Gram Milik IK Yang Rencananya Akan Diedarkan Ke Berau, Kalimantan Timur





SUARAKALTARA.com,TARAKAN – Penangkapan kasus narkotika jenis sabu dengan berat 24 gram dengan pelaku yang berinisial IK yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Timur di Pelabuhan Tengkayu 1 SDF Tarakan, telah mendapat titik terang lagi. Pasalnya, kepolisian kini telah melakukan pengembangan dan mendapatkan dua tersangka lainnya yang berinisialkan ES dan CA.

Hasil pengembangan kepolisian tersebut, dua orang lagi tersangka merupakan teman IK selama di Tarakan. “Jadi IK itu datang ke Tarakan dengan tujuan untuk membeli sabu dan meminta tolong kepada ES untuk membelikan sabu. Kemudian dengan mendapatkan sabu itu IK ingin menjual barang haram itu ke Berau,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto.

Setelah itu, ES mendapatkan sabu tersebut dengan berat 24 gram dari salah satu bandar yang ada di kota Tarakan. “Jadi IK memesan sabu itu kepada ES dengan memberikan uang sebesar Rp 15.500.000 untuk mencari sabu. Sesudah ES mendapatkan sabu itu ES dan CA memakai sebagian sabu itu bertiga sebelum IK pergi berangkat ke berau,” terangnya.

Akhirnya, pada Kamis pagi IK ditangkap di Pelabuhan Tengkayu I dan pada siang harinya giliran ES dan CA yang dijemput Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur dirumahnya masing-masing.
“Kita sempat kembangkan kasus ini dan kita dapatlah ES dan CA,” tuturnya.

Sementara itu, akibat ulah ketiga tersangka tersebut, IK, ES dan CA dikenakan pasal yang berbeda. “Dimana IK dikenakan Pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, IK diancam hukuman penjara 5 tahun, kalau ES dan CA dikenakan pasal 132 junto pasal 127 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutupnya. (lly)

No comments