Social Items


Humas Provinsi Kaltara
TES URINE : Pelaksanaan tes urine mendadak bagi ASN PNS dan PTT di lingkup DPUPR-Perkim Kaltara, kemarin (9/1).

SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukian (DPUPR-Perkim) menggelar tes urine di Kantor DPUPR-Perkim Kaltara, Senin (9/1). Tes urine yang dilaksanakan mendadak ini ditujukan kepada 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 45 Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan DPUPR-Perkim Kaltara.

Pemeriksaan tes urine dilakukan DPUPR-Perkim Kaltara bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bulungan, Kepolisian Resor (Polres) Bulungan dan Rumah Sakit Daerah dr H Soemarno Tanjung Selor.

Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna mengatakan, tes urine ini sesuai instruksi Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dengan tujuan ASN dan PTT yang ada di lingkungan Pemprov Kaltara bebas dari narkoba. “Untuk itulah, komitmen ikut memerangi narkoba dimulai dari internal kami (DPUPR-Perkim), seperti instruksi Bapak Gubernur,” ujarnya.

Menurutnya, ini juga sekaligus memberikan pemahaman terhadap bahaya obat-obatan terlarang serta diharapkan selain bermanfaat bagi diri sendiri, juga dapat memberikan penjelasan dan sosialisasi kepada orang lain.
Dari itu, Suheriyatna meminta kepada semua pegawai DPUPR-Perkim Kaltara bebas dari pengaruh dan penyalahgunaan narkoba. “Dengan begitu, tes urine yang kami laksanakan ini dapat memberikan informasi baik kepada semua, bahwa kami di sini (DPUPR-Perkim) siap untuk bekerja, dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan juga mental kesehatan yang kami miliki dalam hal ini adalah bebas dari narkoba,” jelasnya.

Tentunya, tambah Suheriyatna, kinerja pegawai di DPUPR-Perkim dapat lebih baik. Selain kinerjanya meningkat, juga dapat meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap DPUPR-Perkim Kaltara. “Dengan tes ini juga kami dapat mendukung program kerja Pemprov Kaltara sesuai dengan yang telah dicanangkan Bapak Gubernur. Dalam mendukung program tersebut tentunya membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki keahlian khusus. Tetapi tidak dipungkiri juga memiliki mental dan spiritual yang baik. Sehingga apa yang kami sampaikan dapat sesuai dengan target yang kita harapkan,” urainya.

Suherityana sendiri memberikan dukungan penuh pada kegiatan tes urine ini. Dia juga berjanji akan bertindak tegas terhadap ASN dan PTT yang terbukti atau positif menggunakan barang haram tersebut agar terciptanya lingkungan kerja yang bebas dari peredaran narkoba. “Kalau ada yang positif menggunakan narkoba, tentu kita tendak tegas. Akan kami sampaikan per surat mengenai hasilnya, apakah ada yang terindikasi positif atau negatif. Juga hasilnya akan kami laporkan secara tertulis kepada Sekprov (Sekretaris Provinsi) Kaltara,” tuntasnya.(Humas / NG)

Mendadak, PUPR-Perkim Gelar Tes Urine Bagi Pegawainya

SUARA KALTARA

Humas Provinsi Kaltara
TES URINE : Pelaksanaan tes urine mendadak bagi ASN PNS dan PTT di lingkup DPUPR-Perkim Kaltara, kemarin (9/1).

SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukian (DPUPR-Perkim) menggelar tes urine di Kantor DPUPR-Perkim Kaltara, Senin (9/1). Tes urine yang dilaksanakan mendadak ini ditujukan kepada 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 45 Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan DPUPR-Perkim Kaltara.

Pemeriksaan tes urine dilakukan DPUPR-Perkim Kaltara bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bulungan, Kepolisian Resor (Polres) Bulungan dan Rumah Sakit Daerah dr H Soemarno Tanjung Selor.

Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna mengatakan, tes urine ini sesuai instruksi Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dengan tujuan ASN dan PTT yang ada di lingkungan Pemprov Kaltara bebas dari narkoba. “Untuk itulah, komitmen ikut memerangi narkoba dimulai dari internal kami (DPUPR-Perkim), seperti instruksi Bapak Gubernur,” ujarnya.

Menurutnya, ini juga sekaligus memberikan pemahaman terhadap bahaya obat-obatan terlarang serta diharapkan selain bermanfaat bagi diri sendiri, juga dapat memberikan penjelasan dan sosialisasi kepada orang lain.
Dari itu, Suheriyatna meminta kepada semua pegawai DPUPR-Perkim Kaltara bebas dari pengaruh dan penyalahgunaan narkoba. “Dengan begitu, tes urine yang kami laksanakan ini dapat memberikan informasi baik kepada semua, bahwa kami di sini (DPUPR-Perkim) siap untuk bekerja, dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan juga mental kesehatan yang kami miliki dalam hal ini adalah bebas dari narkoba,” jelasnya.

Tentunya, tambah Suheriyatna, kinerja pegawai di DPUPR-Perkim dapat lebih baik. Selain kinerjanya meningkat, juga dapat meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap DPUPR-Perkim Kaltara. “Dengan tes ini juga kami dapat mendukung program kerja Pemprov Kaltara sesuai dengan yang telah dicanangkan Bapak Gubernur. Dalam mendukung program tersebut tentunya membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki keahlian khusus. Tetapi tidak dipungkiri juga memiliki mental dan spiritual yang baik. Sehingga apa yang kami sampaikan dapat sesuai dengan target yang kita harapkan,” urainya.

Suherityana sendiri memberikan dukungan penuh pada kegiatan tes urine ini. Dia juga berjanji akan bertindak tegas terhadap ASN dan PTT yang terbukti atau positif menggunakan barang haram tersebut agar terciptanya lingkungan kerja yang bebas dari peredaran narkoba. “Kalau ada yang positif menggunakan narkoba, tentu kita tendak tegas. Akan kami sampaikan per surat mengenai hasilnya, apakah ada yang terindikasi positif atau negatif. Juga hasilnya akan kami laporkan secara tertulis kepada Sekprov (Sekretaris Provinsi) Kaltara,” tuntasnya.(Humas / NG)

No comments