Social Items

SUARAKALTARA.COM - JAKARTA - Selain mengenai sarana dan prasarana infrastruktur perhubungan dan transportasi di Kalimantan Utara, pada audiensi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Kamis (25/01/201) lalu, salah satu hal yang paling fokus dalam pembahasan tersebut adalah soal realisasi Subsidi Ongkos Angkut (SOA).

Tahun ini, SOA rencana kembali dialokasikan Kemenhub sekitar Rp 30 miliar untuk 10 rute penerbangan perintis di Kalimantan Utara.

Angka tersebut sebagaimana usulan besaran SOA yang disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan, Hanya saja kehati-hatian dan analisa perhitungan yang tepat dalam pengusulan anggaran itu menjadi oleh hak Menhub.

" Ini disampaikan pak Menhub, lantaran berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI terhadap Kemenhub, Alokasi SOA untuk wilayah perbatasan Kalimantan Utara, Berdasarkan persepsi BPK RI Dinilai terlalu besar," Kata Irianto.

Pemprov memberikan penjelasan bahwa SOA yang selama ini dianggarkan telah dimanfaatkan secara kredibel dan akuntabel.

SOA yang diusulkan, dihitung dengan asumsi besaran subsidi per orangnya sekitar Rp 1,150.000 untuk sekali terbang pada rute perintis yang dituju, artinya, tiap orang yang memperoleh SOA ini, hanya perlu membayar tiket sekitar Rp 350 ribu dari harga asli tiket yang mencapai 1,5 juta.

Menurut Irianto bahwa, analisa perhitungannya juga memperhatikan biaya operasional yang dibutuhkan pihak maskapai yang memenangkan pelelangan pelayanan rute perintis atau penerbangan dengan subsidi (SOA), Dengan begitu, alokasi SOA dari APBN melalui Kemenhub sudah mencukupi kebutuhan yang ada selama ini," Urai Gubernur Kaltara ini.

Menteri Perhubungan sangat merespon positif apa yang telah dijelaskan oleh Irianto, Pun demikian, Pemerintah Provinsi Kaltara tetap mempertikan arahan dari Kemenhub, Sehingga SOA yang akan dialokasikan, nantinya dapat bermanfaat maksimal untuk kepentingan masyarakat Kaltara yang berada wilayah perbatasan. ( Babe / NG )

SOA Kembali Dialokasikan Kemenhub Sekitar Rp.30 Miliar Untuk 10 Rute Penerbangan Perintis Dikaltara

SUARA KALTARA
SUARAKALTARA.COM - JAKARTA - Selain mengenai sarana dan prasarana infrastruktur perhubungan dan transportasi di Kalimantan Utara, pada audiensi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Kamis (25/01/201) lalu, salah satu hal yang paling fokus dalam pembahasan tersebut adalah soal realisasi Subsidi Ongkos Angkut (SOA).

Tahun ini, SOA rencana kembali dialokasikan Kemenhub sekitar Rp 30 miliar untuk 10 rute penerbangan perintis di Kalimantan Utara.

Angka tersebut sebagaimana usulan besaran SOA yang disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan, Hanya saja kehati-hatian dan analisa perhitungan yang tepat dalam pengusulan anggaran itu menjadi oleh hak Menhub.

" Ini disampaikan pak Menhub, lantaran berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI terhadap Kemenhub, Alokasi SOA untuk wilayah perbatasan Kalimantan Utara, Berdasarkan persepsi BPK RI Dinilai terlalu besar," Kata Irianto.

Pemprov memberikan penjelasan bahwa SOA yang selama ini dianggarkan telah dimanfaatkan secara kredibel dan akuntabel.

SOA yang diusulkan, dihitung dengan asumsi besaran subsidi per orangnya sekitar Rp 1,150.000 untuk sekali terbang pada rute perintis yang dituju, artinya, tiap orang yang memperoleh SOA ini, hanya perlu membayar tiket sekitar Rp 350 ribu dari harga asli tiket yang mencapai 1,5 juta.

Menurut Irianto bahwa, analisa perhitungannya juga memperhatikan biaya operasional yang dibutuhkan pihak maskapai yang memenangkan pelelangan pelayanan rute perintis atau penerbangan dengan subsidi (SOA), Dengan begitu, alokasi SOA dari APBN melalui Kemenhub sudah mencukupi kebutuhan yang ada selama ini," Urai Gubernur Kaltara ini.

Menteri Perhubungan sangat merespon positif apa yang telah dijelaskan oleh Irianto, Pun demikian, Pemerintah Provinsi Kaltara tetap mempertikan arahan dari Kemenhub, Sehingga SOA yang akan dialokasikan, nantinya dapat bermanfaat maksimal untuk kepentingan masyarakat Kaltara yang berada wilayah perbatasan. ( Babe / NG )

No comments