Social Items

Foto : Aksi Damai Puluhan Pelajar Yang Tergabung Dalam PD IPM Kab.Nunukan 


NUNUKAN - puluhan pelajar yg tergabung dalam PD IPM  mengelar aksi damai di depan tugu dwokira pada pukul 12.00 menjelang sholat Dhuhur dalam rangka melawan virus merah jambu (10/2/2018).

Sebagai Organisasi kepemudaan yang bergerak dalam pengembagan Ilmu pengetahuan dan da'wah Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Nunukan yang di koordinir oleh Muhammad Zulkifli.

aksi yang di lakukan merupakan bentuk kepedulian sosial PD IPM Nunukan terhadap pelajar dan generasi muda yang ada di nunukan ,sehingga di butuhkan kewaspadaan orang tua dan guru agar mengantisipasi generasi agar terhindar dari penyimpangan sosial.

"Makna kata merah jambu ini di kaitkan dengan penolakan terhadap budaya pergaulan bebas dan sekaligus seks bebas yang cenderung sering di lakukan oleh remaja di hari valentin. Menurut Zulkifli

"ini upaya kami dalam rangka menolak budaya westernisasi yang ada di bangsa ini. Sepertinya sudah bergejala kepada masyarakat kita mengadopsi paham yang tidak sesuai dengan Islam dan budaya masyarakat Nusantara ini". 

Dilanjutkan lagi ungkapanya "Aksi peduli ini juga dalam bentuk penggalangan dana yang insya Allah akan disalurkan ke PGRI Kab. Nunukan untuk solidaritas Guru Budi Ungkap aktivis PD IPM Nunukan ini.

Sahid selaku pembina mengatakan
"Membendung generasi muda dari pengaruh- pengaruh budaya barat khususnya Valentine Day yang sangat jauh dari budaya ketimuran khususnya Indonesia".Terang Sahid  kepada peliput.

Lebih lanjut di sampaikan lagi ustad Muda ini mengatakan
"acara ini juga Dirangkaikan dengan aksi peduli almarhum Ahmad Budi Cahyono yang beberapa waktu lalu meninggal akibat kekerasan siswanya sendiri. Sekaligus Juga aksi nyata sebagai bentuk protes terhadap perbuatan siswa tersebut". Tutupnya.(Awan79/AL)


sumber : Diskominfotik kab.nunukan

Aksi Damai : Mengantisipasi Pengaruh Virus Merah Jambu

SUARA KALTARA
Foto : Aksi Damai Puluhan Pelajar Yang Tergabung Dalam PD IPM Kab.Nunukan 


NUNUKAN - puluhan pelajar yg tergabung dalam PD IPM  mengelar aksi damai di depan tugu dwokira pada pukul 12.00 menjelang sholat Dhuhur dalam rangka melawan virus merah jambu (10/2/2018).

Sebagai Organisasi kepemudaan yang bergerak dalam pengembagan Ilmu pengetahuan dan da'wah Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Nunukan yang di koordinir oleh Muhammad Zulkifli.

aksi yang di lakukan merupakan bentuk kepedulian sosial PD IPM Nunukan terhadap pelajar dan generasi muda yang ada di nunukan ,sehingga di butuhkan kewaspadaan orang tua dan guru agar mengantisipasi generasi agar terhindar dari penyimpangan sosial.

"Makna kata merah jambu ini di kaitkan dengan penolakan terhadap budaya pergaulan bebas dan sekaligus seks bebas yang cenderung sering di lakukan oleh remaja di hari valentin. Menurut Zulkifli

"ini upaya kami dalam rangka menolak budaya westernisasi yang ada di bangsa ini. Sepertinya sudah bergejala kepada masyarakat kita mengadopsi paham yang tidak sesuai dengan Islam dan budaya masyarakat Nusantara ini". 

Dilanjutkan lagi ungkapanya "Aksi peduli ini juga dalam bentuk penggalangan dana yang insya Allah akan disalurkan ke PGRI Kab. Nunukan untuk solidaritas Guru Budi Ungkap aktivis PD IPM Nunukan ini.

Sahid selaku pembina mengatakan
"Membendung generasi muda dari pengaruh- pengaruh budaya barat khususnya Valentine Day yang sangat jauh dari budaya ketimuran khususnya Indonesia".Terang Sahid  kepada peliput.

Lebih lanjut di sampaikan lagi ustad Muda ini mengatakan
"acara ini juga Dirangkaikan dengan aksi peduli almarhum Ahmad Budi Cahyono yang beberapa waktu lalu meninggal akibat kekerasan siswanya sendiri. Sekaligus Juga aksi nyata sebagai bentuk protes terhadap perbuatan siswa tersebut". Tutupnya.(Awan79/AL)


sumber : Diskominfotik kab.nunukan

No comments