Social Items

H Hasriani, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Kalimantan Utara.
SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Pemerintah provinsi kalimantan utara bersama pemerintah pusat melalui alokasi dana SOA.Akan mendistribusikan Puluhan ton barang kebutuhan pokok ke wilayah perbatasannya Kalimantan Utara.
APBD Kalimantan Utara Akan menyiapkan anggaran senilai Rp 9 miliar untuk program itu.
Dana tersebut kemudian dibagi alokasi masing-masig Rp 5 miliar bagi subsidi ongkos angkut (SOA) barang ke Nunukan dan Rp 4 miliar SOA barang ke Malinau.
"Pengangkutan barang ke dua daerah itu kita subsidi. Kita mengambil barang dari agen, dibawa ke perbatasan Malinau dan Nunukan," kata H Hasriani, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UMKM Kalimantan Utara , (14/2/2018).
program SOA barang dengan anggaran senilai Rp 9 miliar ini masih sedang tahap lelang.
Kegiatan ditargetkan bisa mulai dilaksanakan pada bulan Maret nanti.
Selain melakukan proses lelang SOA, Disperindagkop kata Hasriani juga akan melaksanakan penunjukan penyaluran barang kebutuhan pokoknya
"Nanti ada juga masukan penyalur-penyalur barang dari dua kabupaten. Tetapi belum diputuskan karena akan kita verifikasi juga," sebutnya.
Disperindagkop pun masih menghimpun informasi sementara atas titik-titik yang akan dijangkau barang kebutuhan pokok yang diangkut dengan program SOA .
"Kami juga himpun masukan kabupaten Malinau dan Nunukan. Mana saja daerah yang sangat perlu disuplai barang kebutuhan pokok," ujarnya.
Rencananya, SOA barang akan menjangkau daerah-daerah di Kabupaten Nunukan khususnya seperti Krayan Induk, Krayan Selatan, dan Krayan Tengah.
Dalam pendistribusian barang ke daerah-daerah ini akan menggunakan pesawat udara perintis.
Kemudian Lumbis Ogong dan 49 desa di sekitarnya juga dijangkau barang dengan SOA melalui jalur sungai.
Lalu di Kabupaten Malinau, distribusi barang dengan menggunakan pesawat udara ialah ke daerah Kayan Hulu, Kayan Selatan, Kayan Hilir, dan Sungai Boh.Untuk Desa  Mentarang Hulu dan Bahau Hulu akan menggunakan jalur sungai, dan untuk Malinau Selatan Hulu akan didistribusikan menggunakan jalur darat.
Sedang Pujungan dijangkau dengan dua jalur  yaitu air dan udara. Lalu daerah Sungai Tubu akan dijangkau dengan jalur darat dan air/sungai.(TK/MA)

Ditargetkan Maret Mendatang Daerah Nunukan Dan Malinau Akan di Jangkau Program SOA

SUARA KALTARA
H Hasriani, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Kalimantan Utara.
SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Pemerintah provinsi kalimantan utara bersama pemerintah pusat melalui alokasi dana SOA.Akan mendistribusikan Puluhan ton barang kebutuhan pokok ke wilayah perbatasannya Kalimantan Utara.
APBD Kalimantan Utara Akan menyiapkan anggaran senilai Rp 9 miliar untuk program itu.
Dana tersebut kemudian dibagi alokasi masing-masig Rp 5 miliar bagi subsidi ongkos angkut (SOA) barang ke Nunukan dan Rp 4 miliar SOA barang ke Malinau.
"Pengangkutan barang ke dua daerah itu kita subsidi. Kita mengambil barang dari agen, dibawa ke perbatasan Malinau dan Nunukan," kata H Hasriani, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UMKM Kalimantan Utara , (14/2/2018).
program SOA barang dengan anggaran senilai Rp 9 miliar ini masih sedang tahap lelang.
Kegiatan ditargetkan bisa mulai dilaksanakan pada bulan Maret nanti.
Selain melakukan proses lelang SOA, Disperindagkop kata Hasriani juga akan melaksanakan penunjukan penyaluran barang kebutuhan pokoknya
"Nanti ada juga masukan penyalur-penyalur barang dari dua kabupaten. Tetapi belum diputuskan karena akan kita verifikasi juga," sebutnya.
Disperindagkop pun masih menghimpun informasi sementara atas titik-titik yang akan dijangkau barang kebutuhan pokok yang diangkut dengan program SOA .
"Kami juga himpun masukan kabupaten Malinau dan Nunukan. Mana saja daerah yang sangat perlu disuplai barang kebutuhan pokok," ujarnya.
Rencananya, SOA barang akan menjangkau daerah-daerah di Kabupaten Nunukan khususnya seperti Krayan Induk, Krayan Selatan, dan Krayan Tengah.
Dalam pendistribusian barang ke daerah-daerah ini akan menggunakan pesawat udara perintis.
Kemudian Lumbis Ogong dan 49 desa di sekitarnya juga dijangkau barang dengan SOA melalui jalur sungai.
Lalu di Kabupaten Malinau, distribusi barang dengan menggunakan pesawat udara ialah ke daerah Kayan Hulu, Kayan Selatan, Kayan Hilir, dan Sungai Boh.Untuk Desa  Mentarang Hulu dan Bahau Hulu akan menggunakan jalur sungai, dan untuk Malinau Selatan Hulu akan didistribusikan menggunakan jalur darat.
Sedang Pujungan dijangkau dengan dua jalur  yaitu air dan udara. Lalu daerah Sungai Tubu akan dijangkau dengan jalur darat dan air/sungai.(TK/MA)

No comments