Social Items

Foto : Petugas melayani penukaran uang logam saat acara Sinergitas Bank Indonesia kantor perwakilan Kalimantan Utara bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) di Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (24/2).



SUARAKALTARA. COM - TARAKAN - Bank Indonesia Perwakilan Kaltara telah membentuk Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kaltara.

BMPD berasal dari 15 perbankan, di antaranya Bank Mandiri, BNI, MNC Bank, Bank Mega dan BRI.

“BMPD Kaltara ini merupakan suatu wadah perbankan non formal. Kita bentuk ini agar perbankan di Kaltara dapat bersinergi melakukan koordinasi untuk upaya-upaya kinerja dalam mendorong perekonomian di Kaltara dengan melakukan kegiatan bersifat sosial,” ucap Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltara Hendik Suyanto, Sabtu (24/2/2018) di Halaman Parkir Belakang Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltara mengungkapkan, hadirnya BMPD Kaltara inilah untuk pertama kalinya pihaknya menggelar kegiatan dengan melakukan silaturahmi dengan seluruh 17 bank di Kaltara, dua diantaranya Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mualamat dan Bank Syariah Mandiri.Ujar Hendik

“Kita melakukan kegiatan mulai dari senam, sepeda bersama hingga melakukan penukaran uang logam yang dikumpulkan dari enam bank yang berasal dari para nasabah masing-masing bank. Dalam penukaran uang logam ini terkumpul Rp 4 juta,” ujarnya.

Menurut Hendik, dari kegiatan ini pihaknya kedepan memiliki program penukaran uang logam dari masyarakat Kaltara. Pasalnya pihaknya sangat yakin masih banyak peredaran uang logam lama yang dimiliki masyarakat.

“Pada program mengumpulkan uang logam ini, kita akan melibatkan para stakeholder untuk menarik uang logam yang beredar di kalangan masyarakat. Sebab kita yakin masih banyak uang logam yang sudah tidak layak edar dimiliki masyarakat,” ujarnya.

Dari Pantuan Media, terlihat beberapa karyawan Bank Mega dan MNC Bank, menukarkan uang logam pecahan 100, 200, 500 dan 1.000 kepada petugas Bank Indonesia Perwakilan Kaltara.


Petugas langsung menghitung menggunakan mesin penghitung uang logam. (TK/JN)

Sinergitas BI Kaltara Dan BMPD Melayani Penukaran Uang Logam

SUARA KALTARA
Foto : Petugas melayani penukaran uang logam saat acara Sinergitas Bank Indonesia kantor perwakilan Kalimantan Utara bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) di Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (24/2).



SUARAKALTARA. COM - TARAKAN - Bank Indonesia Perwakilan Kaltara telah membentuk Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kaltara.

BMPD berasal dari 15 perbankan, di antaranya Bank Mandiri, BNI, MNC Bank, Bank Mega dan BRI.

“BMPD Kaltara ini merupakan suatu wadah perbankan non formal. Kita bentuk ini agar perbankan di Kaltara dapat bersinergi melakukan koordinasi untuk upaya-upaya kinerja dalam mendorong perekonomian di Kaltara dengan melakukan kegiatan bersifat sosial,” ucap Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltara Hendik Suyanto, Sabtu (24/2/2018) di Halaman Parkir Belakang Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltara mengungkapkan, hadirnya BMPD Kaltara inilah untuk pertama kalinya pihaknya menggelar kegiatan dengan melakukan silaturahmi dengan seluruh 17 bank di Kaltara, dua diantaranya Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mualamat dan Bank Syariah Mandiri.Ujar Hendik

“Kita melakukan kegiatan mulai dari senam, sepeda bersama hingga melakukan penukaran uang logam yang dikumpulkan dari enam bank yang berasal dari para nasabah masing-masing bank. Dalam penukaran uang logam ini terkumpul Rp 4 juta,” ujarnya.

Menurut Hendik, dari kegiatan ini pihaknya kedepan memiliki program penukaran uang logam dari masyarakat Kaltara. Pasalnya pihaknya sangat yakin masih banyak peredaran uang logam lama yang dimiliki masyarakat.

“Pada program mengumpulkan uang logam ini, kita akan melibatkan para stakeholder untuk menarik uang logam yang beredar di kalangan masyarakat. Sebab kita yakin masih banyak uang logam yang sudah tidak layak edar dimiliki masyarakat,” ujarnya.

Dari Pantuan Media, terlihat beberapa karyawan Bank Mega dan MNC Bank, menukarkan uang logam pecahan 100, 200, 500 dan 1.000 kepada petugas Bank Indonesia Perwakilan Kaltara.


Petugas langsung menghitung menggunakan mesin penghitung uang logam. (TK/JN)

No comments