Social Items

Humas Provinsi Kaltara
UJIAN NASIONAL : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala meninjau pelaksanaan UNBK di salah satu SMK di Kaltara, belum lama ini.


SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara serantak akan dimulai awal April mendatang. Tak terkecuali di Kalimantan Utara (Kaltara), yang tahun ini peserta UNBK-nya sebanyak 18.954 siswa mulai dari SMP hingga SMK dan SMA.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Sigit Muryono mengungkapkan, sesuai data yang diperoleh, para peserta UNBK tahun ini terdiri dari 2.756 siswa SMK. Kemudian jenjang SMA/MA diikuti 66 sekolah dengan jumlah peserta 5.490. 

Sedang Ujian Nasional SMP/MTs diikuti 174 sekolah. Rincinya, 104 sekolah menggelar UNBK dan 70 sekolah Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Jumlah keseluruhan peserta mencapai 10.704 siswa.

Sigit mengatakan, sebelum memasuki pelaksanaan UNBK, dijadwalkan mulai 19 Maret hingga 26 Maret ini, pihak sekolah mulai melakukan persiapan perangkat komputer yang akan digunakan untuk UNBK, atau sebelum memasuki minggu tenang.

Berdasar jadwal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kata Sigit, pelaksanaan UNBK tahun ini akan dimulai pada 2 April nanti. SMK akan mengawali UNBK tahun ini, mulai dari 2 hingga 5 April 2018. Kemudian disusul tingkat SMA/MA pada 9 hingga 12 April 2018. Sedangkan untuk UNBK tingkat SMP dilaksanakan pada 23 hingga 26 April 2018.

Sigit menambahkan, bagi siswa yang tidak bisa mengikuti UN sesuai jadwal, dengan alasan sakit atau ada hal tertentu dan yang tidak bisa ditinggalkan, panitia UN masih memberikan kesempatan untuk bisa mengikuti UN Susulan. 

“Jadwal ujian susulan dilaksanakan pada 17 hingga 18 April 2018 untuk jenjang SMK dan SMA/MA. Lalu untuk jenjang SMP pada 8 hingga 9 Mei 2018. Apabila tetap tidak hadir juga, masih ada kesempatan mengikuti ujian perbaikan pada bulan Juli,” urainya. 

Dikatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini tak ada lagi distribusi soal UN ke seluruh sekolah atau lewat rayon-rayon. Di samping itu, juga tidak ada pengawalan ketat polisi mengawal distribusi soal UN. Karena kini seluruhnya hampir sudah melaksanakan UNBK. Di mana, soal ujian tinggal di-download.

Soal UNBK, lanjutnya, di-download pertama untuk soal atau sinkronisasi soal. Di mana sinkronisasi soal paling lambat H-1 atau H-2. Kecuali untuk daerah remote atau blank spot, yang rencananya sinkronisasi soal dilakukan pada H-7 dan selanjutnya pada menjelang hari ujian dilakukan download token atau sinkron token (20 menit sebelum ujian). 

“Setelah kami lakukan beberapa kali simulasi dan gladi bersih, ternyata untuk di daerah remote sinkronisasi soal dapat dilakukan H-4 atau H-3. Hanya saja di Malinau ada beberapa sekolah yang sinyalnya terbatas, tidak lagi sinkron token, tetapi akan diberikan token offline. Di mana pemberian token offline sudah disepakati dengan pusat penilaian pendidikan kementerian,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengimbau kepada para orangtua siswa maupun siswa, agar tidak terbebani dengan UN itu sebagai penentu kelulusan. 

Tetap tenang, tidak perlu tegang. Yang penting belajar, dan berdoa,” ujarnya.

Ditambahkan, UN merupakan tolok ukur pemetaan kualitas pendidikan. Bukan sebagai penentu kelulusan siswa. 

“Melalui UN, kita mau tahu setiap mata pelajaran itu kekuatan seperti apa? Artinya apakah pembelajaran yang dilakukan oleh guru selama ini di sekolah, ukurannya sama dan bisa mengevaluasi atau perbaiki 8 standar pendidikan,” pungkasnya.(humas)


DATA-FAKTA UN 2018 PROVINSI KALTARA
1. SMP/MTS  : 174 sekolah 
– UNBK 104 sekolah dan UNKP 70 sekolah (60 persen)
– Total Jumlah Peserta : 10.704 siswa.
2. SMA/MA : 66 sekolah
– Total Jumlah Peserta : 5.490 siswa
3. SMK: 28 sekolah 
– Total Jumlah Peserta : 2.756 siswa
4. Penyelenggaraan UNBK 2018 per Kabupaten/Kota
a. Kabupaten Bulungan :
– 53 Sekolah, Total Peserta 3.658 siswa
b. Kota Tarakan :
– 42 Sekolah, Total Peserta 6.123 siswa
c. Kabupaten Nunukan :
– 60 Sekolah, Total Peserta 4.699 siswa
d. Kabupaten Malinau :
– 35 Sekolah, Total Peserta 1.902 siswa
e. Kabupaten Tana Tidung : 
– 11 Sekolah, Total Peserta 667 siswa

Sumber : Disdik Kaltara, 2018

Belasan Ribu Siswa Siap Ikuti Ujian Nasional

SUARA KALTARA
Humas Provinsi Kaltara
UJIAN NASIONAL : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala meninjau pelaksanaan UNBK di salah satu SMK di Kaltara, belum lama ini.


SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara serantak akan dimulai awal April mendatang. Tak terkecuali di Kalimantan Utara (Kaltara), yang tahun ini peserta UNBK-nya sebanyak 18.954 siswa mulai dari SMP hingga SMK dan SMA.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Sigit Muryono mengungkapkan, sesuai data yang diperoleh, para peserta UNBK tahun ini terdiri dari 2.756 siswa SMK. Kemudian jenjang SMA/MA diikuti 66 sekolah dengan jumlah peserta 5.490. 

Sedang Ujian Nasional SMP/MTs diikuti 174 sekolah. Rincinya, 104 sekolah menggelar UNBK dan 70 sekolah Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Jumlah keseluruhan peserta mencapai 10.704 siswa.

Sigit mengatakan, sebelum memasuki pelaksanaan UNBK, dijadwalkan mulai 19 Maret hingga 26 Maret ini, pihak sekolah mulai melakukan persiapan perangkat komputer yang akan digunakan untuk UNBK, atau sebelum memasuki minggu tenang.

Berdasar jadwal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kata Sigit, pelaksanaan UNBK tahun ini akan dimulai pada 2 April nanti. SMK akan mengawali UNBK tahun ini, mulai dari 2 hingga 5 April 2018. Kemudian disusul tingkat SMA/MA pada 9 hingga 12 April 2018. Sedangkan untuk UNBK tingkat SMP dilaksanakan pada 23 hingga 26 April 2018.

Sigit menambahkan, bagi siswa yang tidak bisa mengikuti UN sesuai jadwal, dengan alasan sakit atau ada hal tertentu dan yang tidak bisa ditinggalkan, panitia UN masih memberikan kesempatan untuk bisa mengikuti UN Susulan. 

“Jadwal ujian susulan dilaksanakan pada 17 hingga 18 April 2018 untuk jenjang SMK dan SMA/MA. Lalu untuk jenjang SMP pada 8 hingga 9 Mei 2018. Apabila tetap tidak hadir juga, masih ada kesempatan mengikuti ujian perbaikan pada bulan Juli,” urainya. 

Dikatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini tak ada lagi distribusi soal UN ke seluruh sekolah atau lewat rayon-rayon. Di samping itu, juga tidak ada pengawalan ketat polisi mengawal distribusi soal UN. Karena kini seluruhnya hampir sudah melaksanakan UNBK. Di mana, soal ujian tinggal di-download.

Soal UNBK, lanjutnya, di-download pertama untuk soal atau sinkronisasi soal. Di mana sinkronisasi soal paling lambat H-1 atau H-2. Kecuali untuk daerah remote atau blank spot, yang rencananya sinkronisasi soal dilakukan pada H-7 dan selanjutnya pada menjelang hari ujian dilakukan download token atau sinkron token (20 menit sebelum ujian). 

“Setelah kami lakukan beberapa kali simulasi dan gladi bersih, ternyata untuk di daerah remote sinkronisasi soal dapat dilakukan H-4 atau H-3. Hanya saja di Malinau ada beberapa sekolah yang sinyalnya terbatas, tidak lagi sinkron token, tetapi akan diberikan token offline. Di mana pemberian token offline sudah disepakati dengan pusat penilaian pendidikan kementerian,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengimbau kepada para orangtua siswa maupun siswa, agar tidak terbebani dengan UN itu sebagai penentu kelulusan. 

Tetap tenang, tidak perlu tegang. Yang penting belajar, dan berdoa,” ujarnya.

Ditambahkan, UN merupakan tolok ukur pemetaan kualitas pendidikan. Bukan sebagai penentu kelulusan siswa. 

“Melalui UN, kita mau tahu setiap mata pelajaran itu kekuatan seperti apa? Artinya apakah pembelajaran yang dilakukan oleh guru selama ini di sekolah, ukurannya sama dan bisa mengevaluasi atau perbaiki 8 standar pendidikan,” pungkasnya.(humas)


DATA-FAKTA UN 2018 PROVINSI KALTARA
1. SMP/MTS  : 174 sekolah 
– UNBK 104 sekolah dan UNKP 70 sekolah (60 persen)
– Total Jumlah Peserta : 10.704 siswa.
2. SMA/MA : 66 sekolah
– Total Jumlah Peserta : 5.490 siswa
3. SMK: 28 sekolah 
– Total Jumlah Peserta : 2.756 siswa
4. Penyelenggaraan UNBK 2018 per Kabupaten/Kota
a. Kabupaten Bulungan :
– 53 Sekolah, Total Peserta 3.658 siswa
b. Kota Tarakan :
– 42 Sekolah, Total Peserta 6.123 siswa
c. Kabupaten Nunukan :
– 60 Sekolah, Total Peserta 4.699 siswa
d. Kabupaten Malinau :
– 35 Sekolah, Total Peserta 1.902 siswa
e. Kabupaten Tana Tidung : 
– 11 Sekolah, Total Peserta 667 siswa

Sumber : Disdik Kaltara, 2018

No comments