Social Items

Bupati Nunukan Berperan Sebagai Guru Perbatasan Dalam Film “AKU DAN HARI ESOK”(16/4).


SUARAKALTARA.COM - NUNUKAN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis sebuah film layar lebar yang berjudul “AKU DAN HARI ESOK” yang disutradarai oleh Fikri sineas muda asal Jakarta yang pernah menjuarai Piala Citra untuk Film Dokumenter. Pembuatan film ini berlangsung di Sebatik tepatnya di Sungai Taiwan pada senin (16/4). 

Pemeran dalam film ini adalah seorang pemimpin daerah termuda di Utara Kalimantan Hj. Asmin Laura Hafid yang tak lain adalah Bupati Nunukan.


Film ini bertemakan perjuangan seorang guru didaerah perbatasan yang peduli dengan anak Indonesia yang tengah putus sekolah untuk bisa bersekolah kembali. Karena negara harus hadir ditengah masyarakat Indonesia dimanapun keberadaaannya.

Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan sangat bersyukur pada kesempatan ini Sebatik mendapatkan kesempatan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bagaimana kami sebagai masyarakat di Kabupaten ini sangat mengapresiasi dengan adanya film seperti ini dan alhamdulillah di film ini juga melibatkan sekitar 95% mayoritas anak asal Sebatik. Syuting film yang berdurasi 80 menit tersebut dilaksanakan selama 10 hari yang diperankan langsung oleh Bupati Nunukan dan berperan sebagai seorang guru di perbatasan.

Melalui film “AKU DAN HARI ESOK” yang paling penting Pemerintah Pusat juga mengetahui langsung tentang keadaan yang ada di daerah kami, termasuk juga seluruh daerah yang ada di Indonesia. Agar bisa melihat langsung Sebatik juga tidak ketinggalan tentunya perlu pengembangan lagi yang lebih dari pada saat ini. Selain itu di Sebatik juga potensi wisatanya sangat besar.

“Ini juga cara bagaimana kami bisa memperlihatkan kepada dunia tentang keadaan kami yang ada di Sebatik, termasuk dengan potensi – potensi dan keadaan sosial yang ada di Sebatik ini,” ungkap Laura selaku Bupati Nunukan.

Sumber : Diskominfotik Nunukan

Bupati Nunukan Dalam Film "Aku Dan Hari Esok"

SUARA KALTARA
Bupati Nunukan Berperan Sebagai Guru Perbatasan Dalam Film “AKU DAN HARI ESOK”(16/4).


SUARAKALTARA.COM - NUNUKAN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis sebuah film layar lebar yang berjudul “AKU DAN HARI ESOK” yang disutradarai oleh Fikri sineas muda asal Jakarta yang pernah menjuarai Piala Citra untuk Film Dokumenter. Pembuatan film ini berlangsung di Sebatik tepatnya di Sungai Taiwan pada senin (16/4). 

Pemeran dalam film ini adalah seorang pemimpin daerah termuda di Utara Kalimantan Hj. Asmin Laura Hafid yang tak lain adalah Bupati Nunukan.


Film ini bertemakan perjuangan seorang guru didaerah perbatasan yang peduli dengan anak Indonesia yang tengah putus sekolah untuk bisa bersekolah kembali. Karena negara harus hadir ditengah masyarakat Indonesia dimanapun keberadaaannya.

Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan sangat bersyukur pada kesempatan ini Sebatik mendapatkan kesempatan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bagaimana kami sebagai masyarakat di Kabupaten ini sangat mengapresiasi dengan adanya film seperti ini dan alhamdulillah di film ini juga melibatkan sekitar 95% mayoritas anak asal Sebatik. Syuting film yang berdurasi 80 menit tersebut dilaksanakan selama 10 hari yang diperankan langsung oleh Bupati Nunukan dan berperan sebagai seorang guru di perbatasan.

Melalui film “AKU DAN HARI ESOK” yang paling penting Pemerintah Pusat juga mengetahui langsung tentang keadaan yang ada di daerah kami, termasuk juga seluruh daerah yang ada di Indonesia. Agar bisa melihat langsung Sebatik juga tidak ketinggalan tentunya perlu pengembangan lagi yang lebih dari pada saat ini. Selain itu di Sebatik juga potensi wisatanya sangat besar.

“Ini juga cara bagaimana kami bisa memperlihatkan kepada dunia tentang keadaan kami yang ada di Sebatik, termasuk dengan potensi – potensi dan keadaan sosial yang ada di Sebatik ini,” ungkap Laura selaku Bupati Nunukan.

Sumber : Diskominfotik Nunukan

No comments