Social Items

Team observed saat Jelajah Hutan Kota mengangkat Tema " Make Your Green Comes True " (15/4).


SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Team Observed Jelajah Hutan Kota, Kalimantan Utara, pada Minggu, 15 April 2018 menjelajahi Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor, Kalimantan Utara dengan tema : Make Your Green Comes True. 

Team Observed Jelajah Hutan Kota menjelajah kawasan hutan dimulai dari pintu masuk hutan kota hingga kawasan rawa hutan yang memiliki potensi besar sebagai kawasan konservasi dan ekowisata.

M. Abrar Putra Siregar (Ketua Team Observed Jelajah Hutan Kota) menjelaskan team Jelajah Hutan ini juga bekerjasama dengan WWF Kalimantan Utara dan APMI (Asosiasi Pemuda Maritim) Kalimantan Utara. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan potensi hutan kota dimana masih banyak potensi yang masih belum dimanfaatkan salah satunya belum adanya pendataan flora dan fauna yang sebagai rujukan untuk bahan edukasi konservasi dan ekosistem hutan kota khususnya di Tanjung Selor, Kalimantan Utara serta kurangnya pemanfataan fasilitas yang telah tersedia seperti ruang pertemuan dan fasilitas pembelajaran hutan kota yang terbengkalai tidak terawat.


Hal ini melatarbelakangi kami untuk melaksanakan study kelayakan potensi hutan kota sebagai penyeimbang ekosistem. Kegiatan yang kami lakukan menjelajah beberapa spot-spot sarana dan prasarana serta habitat insect seperti (Kumbang, Kupu-Kupu, Lebah, Capung, Semut dan lain-lain) serta tanaman-tanaman hutan yang ada disekitar hutan kota.

Dengan kondisi hutan kota yang terbengkalai membuat kami sulit untuk memasuki akses keberbagai tempat serta hutan juga termasuk lahan rawa menjadi salah satu hambatan kami saat melakukan penjelajahan kali ini, ujar Abrar.

Setelah mendapatkan data dari hasil jelajah hutan kali ini. Team Observed Jelajah Hutan Kota juga akan melaksanakan Talkshow dan Pameran Poster Jelajah hutan Kota Bunda Hayati Kalimantan Utara yang akan dilaksanakan pada bulan April 2018.

Salah satu pengurus APMI (Asosiasi Pemuda Maritim) Kalimantan Utara juga berharap anak muda serta komunitas pencinta alam untuk sama-sama menjaga salah satu aset yang berpotensi menjadi sarana rekreasi Hutan Kota Bunda Hayati. Menjaga lingkungan hutan berarti kita menjaga diri kita dan orang lain. 

Karena dari setiap oksigen yang kita hirup merupakan suplay tumbuhan/tanaman yang berada di sekitar kita, Ujar Mario Oktafianus Unarajan.(Abr) 

Jelajah Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor Kalimantan Utara

SUARA KALTARA
Team observed saat Jelajah Hutan Kota mengangkat Tema " Make Your Green Comes True " (15/4).


SUARAKALTARA.COM - TANJUNG SELOR - Team Observed Jelajah Hutan Kota, Kalimantan Utara, pada Minggu, 15 April 2018 menjelajahi Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor, Kalimantan Utara dengan tema : Make Your Green Comes True. 

Team Observed Jelajah Hutan Kota menjelajah kawasan hutan dimulai dari pintu masuk hutan kota hingga kawasan rawa hutan yang memiliki potensi besar sebagai kawasan konservasi dan ekowisata.

M. Abrar Putra Siregar (Ketua Team Observed Jelajah Hutan Kota) menjelaskan team Jelajah Hutan ini juga bekerjasama dengan WWF Kalimantan Utara dan APMI (Asosiasi Pemuda Maritim) Kalimantan Utara. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan potensi hutan kota dimana masih banyak potensi yang masih belum dimanfaatkan salah satunya belum adanya pendataan flora dan fauna yang sebagai rujukan untuk bahan edukasi konservasi dan ekosistem hutan kota khususnya di Tanjung Selor, Kalimantan Utara serta kurangnya pemanfataan fasilitas yang telah tersedia seperti ruang pertemuan dan fasilitas pembelajaran hutan kota yang terbengkalai tidak terawat.


Hal ini melatarbelakangi kami untuk melaksanakan study kelayakan potensi hutan kota sebagai penyeimbang ekosistem. Kegiatan yang kami lakukan menjelajah beberapa spot-spot sarana dan prasarana serta habitat insect seperti (Kumbang, Kupu-Kupu, Lebah, Capung, Semut dan lain-lain) serta tanaman-tanaman hutan yang ada disekitar hutan kota.

Dengan kondisi hutan kota yang terbengkalai membuat kami sulit untuk memasuki akses keberbagai tempat serta hutan juga termasuk lahan rawa menjadi salah satu hambatan kami saat melakukan penjelajahan kali ini, ujar Abrar.

Setelah mendapatkan data dari hasil jelajah hutan kali ini. Team Observed Jelajah Hutan Kota juga akan melaksanakan Talkshow dan Pameran Poster Jelajah hutan Kota Bunda Hayati Kalimantan Utara yang akan dilaksanakan pada bulan April 2018.

Salah satu pengurus APMI (Asosiasi Pemuda Maritim) Kalimantan Utara juga berharap anak muda serta komunitas pencinta alam untuk sama-sama menjaga salah satu aset yang berpotensi menjadi sarana rekreasi Hutan Kota Bunda Hayati. Menjaga lingkungan hutan berarti kita menjaga diri kita dan orang lain. 

Karena dari setiap oksigen yang kita hirup merupakan suplay tumbuhan/tanaman yang berada di sekitar kita, Ujar Mario Oktafianus Unarajan.(Abr) 

No comments