Social Items

Upacara Serah terima Satgas Marinir Ambalat XXII kepada Satgas Marinir XXIII, bertempat di Lapangan Bola Sei Bajau Kamis (26/4) 


SUARAKALTARA.COM - SEBATIK - Satgas Marinir Ambalat Melaksanakan Giat Upacara Serah terima Satgas Marinir Ambalat XXII kepada Satgas Marinir XXIII, Upacara serah terima satgas ini di pimpin langsung oleh Irup Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow M.Tr . Hanla bertindak selaku Irup, Danup Lettu Marinir Contiko Sakti bertempat di Lapangan Bola Sei Bajau Kamis  (26/4).

Giat Upacara Serah terima satgas Marinir Ambalat XXII kepada Satgas Marinir XXIII ini dihadiri oleh Danlanal Nuk Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow M.Tr. Hanla, Dan KRI Teluk Lampung-540 Mayor Laut (P) Sobarudin, Danramil 0911/02 Sebatik Kapten Inf Bakri, Kapten Inf Elson Dwi Dansatgas Pamtas 621/Mtg, Danki Satgas Mar Ambalat XXII (lama) Kapten Mar Verdy Jang Hariyanto, Danki Satgas Mar Ambalat XXIII (baru) Kapten Mar Yusup, Kapolsek Sebatik Timur AKP Oman Purnama, Kapolsek Sebatik Barat Iptu Sugimin, Danpos Tanjung Aru Pamtas 621/Mtg Letda Inf Ade Danusyam, Danposal Pancang Letda Laut (P) Kurniawan A, Danposal Sei Taiwan Letda Laut (P) Erman, Camat Sebatik Utara, Bpk.Zaenal Kepala Dishub Sebatik dan Tokoh-tokoh Masyarakat Sebatik


Dalam Amanat Dansatgasla Operasi Garda Nusa – 18 Laksma TNI Rahmad Jayadi, Komandan Lanal Nunukan M.Tr. Hanla, menyampaikan "bahwa Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang berada pada posisi Strategis, sehingga rawan terhadap ganguan keemanan wilayah perairan yuridiksi nasional, khususnya di perbatasan pulau-pulau terluar indonesia. sebagai komponen utama di laut, tni al di tuntut menegakkan hukum dan menegakkan ke daulatan di laut, dengan tuntutan tersebut tni al dituntut harus mampu menjaga, mempertahankan dan meningkatkan kredibilitas secara profesional dan mempersiapkan personel maupun alusista yang dimiliki" Ujarnya

"Perkembangan situasi saat ini pemerintah Negara Malaysia masih mengklaim wilayah perairan indonesia di sekitar suar karang unarang dan wilayah konsensi ekspolarasi blok Ambalat di Kalimantan Utara sebagai wilayahnya."Ujarnya

Indonesia tetap memegang teguh prinsip hukum laut internasional, senantiasa  mendahulukan penanganan dengan damai dan menjaga hubungan yang baik sesama anggota negara asian.

"Menyikapi permasalahan batas wilayah perairan yuridiksi  nasional di sekitar suar Karang dan wilayah konsensi ekspolarasi minyak blok Ambalat di Kaltara secara geografis merupakan wilayah kerja Koarmatim, maka melaksanakan operasi perbatasan sepanjang tahun di wilayah tersebut dengan melibatkan unsur tempur laut, unsur udara, pangkalan serta prajurit Marinir, operasi ini bertujuan menjamin tetap tegaknya kedaulatan dan hukum serta terjaganya keutuhan wilayah NKRI."Ujarnya

Ia Menambahkan, Atas nama TNI/TNI AL, beliau menyampaikan "penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Prajurit Satgasmar Garda Nusa -18 atas dedikasi dan loyalitas serta disiplin prajurit selama menjalankan tugas, serta selamat kembali ke satuan masing-masing dan selamat bertemu dengan keluarga tercinta. Kepada Prajurit Satgasmar Garda Nusa XXII yang baru, beliau berpesan agar seluruh Prajurit kembangkan naluri Intelijen dalam memantau kekuatan Malaysia, laksanakan perimbangan kekuatan khususnya perbatasan Pulau Sebatik"

Pada akhir amanatnya beliau memberikan penekanan, tingkatkan keimanan, tingkat semangat dan profesionalisme prajurit Korps Marinir, kembangkan mental dan naluri intelijen, pelihara solidaritas dan adakan koordinasi dengan aparat yang terkait dan cintai masyarakat. 

Selesai membaca amanat Dansatgasla Operasi Garda Nusa – 18, Komandan Lanal Nunukan menyampaikan “Kepada prajurit satgas yang baru, saya ucapkan selamat bertugas di Sebatik dan jaga kehormatan diri serta kesatuan”.(Asse)

Sertijab Kotis Marinir Sebatik

SUARA KALTARA
Upacara Serah terima Satgas Marinir Ambalat XXII kepada Satgas Marinir XXIII, bertempat di Lapangan Bola Sei Bajau Kamis (26/4) 


SUARAKALTARA.COM - SEBATIK - Satgas Marinir Ambalat Melaksanakan Giat Upacara Serah terima Satgas Marinir Ambalat XXII kepada Satgas Marinir XXIII, Upacara serah terima satgas ini di pimpin langsung oleh Irup Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow M.Tr . Hanla bertindak selaku Irup, Danup Lettu Marinir Contiko Sakti bertempat di Lapangan Bola Sei Bajau Kamis  (26/4).

Giat Upacara Serah terima satgas Marinir Ambalat XXII kepada Satgas Marinir XXIII ini dihadiri oleh Danlanal Nuk Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow M.Tr. Hanla, Dan KRI Teluk Lampung-540 Mayor Laut (P) Sobarudin, Danramil 0911/02 Sebatik Kapten Inf Bakri, Kapten Inf Elson Dwi Dansatgas Pamtas 621/Mtg, Danki Satgas Mar Ambalat XXII (lama) Kapten Mar Verdy Jang Hariyanto, Danki Satgas Mar Ambalat XXIII (baru) Kapten Mar Yusup, Kapolsek Sebatik Timur AKP Oman Purnama, Kapolsek Sebatik Barat Iptu Sugimin, Danpos Tanjung Aru Pamtas 621/Mtg Letda Inf Ade Danusyam, Danposal Pancang Letda Laut (P) Kurniawan A, Danposal Sei Taiwan Letda Laut (P) Erman, Camat Sebatik Utara, Bpk.Zaenal Kepala Dishub Sebatik dan Tokoh-tokoh Masyarakat Sebatik


Dalam Amanat Dansatgasla Operasi Garda Nusa – 18 Laksma TNI Rahmad Jayadi, Komandan Lanal Nunukan M.Tr. Hanla, menyampaikan "bahwa Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang berada pada posisi Strategis, sehingga rawan terhadap ganguan keemanan wilayah perairan yuridiksi nasional, khususnya di perbatasan pulau-pulau terluar indonesia. sebagai komponen utama di laut, tni al di tuntut menegakkan hukum dan menegakkan ke daulatan di laut, dengan tuntutan tersebut tni al dituntut harus mampu menjaga, mempertahankan dan meningkatkan kredibilitas secara profesional dan mempersiapkan personel maupun alusista yang dimiliki" Ujarnya

"Perkembangan situasi saat ini pemerintah Negara Malaysia masih mengklaim wilayah perairan indonesia di sekitar suar karang unarang dan wilayah konsensi ekspolarasi blok Ambalat di Kalimantan Utara sebagai wilayahnya."Ujarnya

Indonesia tetap memegang teguh prinsip hukum laut internasional, senantiasa  mendahulukan penanganan dengan damai dan menjaga hubungan yang baik sesama anggota negara asian.

"Menyikapi permasalahan batas wilayah perairan yuridiksi  nasional di sekitar suar Karang dan wilayah konsensi ekspolarasi minyak blok Ambalat di Kaltara secara geografis merupakan wilayah kerja Koarmatim, maka melaksanakan operasi perbatasan sepanjang tahun di wilayah tersebut dengan melibatkan unsur tempur laut, unsur udara, pangkalan serta prajurit Marinir, operasi ini bertujuan menjamin tetap tegaknya kedaulatan dan hukum serta terjaganya keutuhan wilayah NKRI."Ujarnya

Ia Menambahkan, Atas nama TNI/TNI AL, beliau menyampaikan "penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Prajurit Satgasmar Garda Nusa -18 atas dedikasi dan loyalitas serta disiplin prajurit selama menjalankan tugas, serta selamat kembali ke satuan masing-masing dan selamat bertemu dengan keluarga tercinta. Kepada Prajurit Satgasmar Garda Nusa XXII yang baru, beliau berpesan agar seluruh Prajurit kembangkan naluri Intelijen dalam memantau kekuatan Malaysia, laksanakan perimbangan kekuatan khususnya perbatasan Pulau Sebatik"

Pada akhir amanatnya beliau memberikan penekanan, tingkatkan keimanan, tingkat semangat dan profesionalisme prajurit Korps Marinir, kembangkan mental dan naluri intelijen, pelihara solidaritas dan adakan koordinasi dengan aparat yang terkait dan cintai masyarakat. 

Selesai membaca amanat Dansatgasla Operasi Garda Nusa – 18, Komandan Lanal Nunukan menyampaikan “Kepada prajurit satgas yang baru, saya ucapkan selamat bertugas di Sebatik dan jaga kehormatan diri serta kesatuan”.(Asse)

No comments