Social Items

Pertemuan Brigjen Pol Lotharia Latif Dengan Dato Abdul Rahim Abdullah Dalam Rangka Pertemuan Pasukan keamanan antara kedua negara melalui Program Rendezvous (28/7).

SUARAKALTARA.COM - TAWAU - Pertemuan Pasukan keamanan antara kedua negara melalui Program Rendezvous (RV) Ini Dilihat Mampu untuk meningkatkan kerjasama, khususnya dalam berbagai aspek konsolidasi intelijen, berbagi informasi antara angkatan kepolisian Marine Dengan rekan setimnya Polair-polisi perairan Indonesia. (28/7) 
Komandan angkatan Polis Marine Diraja Malaysia, Dato Abdul Rahim Abdullah mengatakan, kerjasama ini juga memperlihat intensifikasi kedua lembaga yang menangani masalah kejahatan, terutama di Tawau parairan termasuk perairan Nunukan Sarawak-Kalimantan dan selatan Semenanjung Malaysia.    
Dia berkata, perbicaraan itu juga dikatakan diyakini Akan Membuahkan Hasil Positif , terutama pada isu kerjasama dan kerjasama antara polis Diraja Malaysia dan POLRI dalam upaya untuk memerangi kejahatan lintas-perbatasan Malaysia-Indonesia.
Dalam pertemuan sekitar dua jam tersebut, berbagai topik yang menyentuh dan dibahas secara khusus Terkait program-program yang di dibicarakan termasuk Kejahatan lintas-perbatasan Dan Berbagai Masalah Yang sedang dihadapi oleh kedua negara terutama di Kawasan Perairan Tawau Nunukan, Perairan Selat Malaka dan pantai timur Johor.
Pada Pertemun Ini juga, katanya, membahas berbagi informasi yang saat ini Menjadi tren terutama persoalan Barang Perdagangan, masalah terkait dengan penyelundupan manusia, penyelundupan barang antara dua negara Baik dari Indonesia (Nunukan) maupun Malaysia (Tawau).
Dia menambahkan, secara keseluruhan, pertemuan kedua tim polisi laut Malaysia dan POLRI Indonesia ' dalam suasana damai dan tenang, penuh dengan niat baik dan persahabatan.
Sementara itu Brigjen Pol Lotharia Latif berkata, program ini menunjukkan komitmen Kedua Pihak dalam menjaga keselamatan dan Mempertahankan Hubungan koordinasi, komunikasi yang telah terjalin dengan Baik dalam menangani segala permasalahan yang berkaitan termasuk, penyeludupan barang, penyeludupan manusia, Pengedaran penyalagunaan obat-obatan dan Aktivitas lintas-perbatasan.
Sumber herald / Bestawaufm

Aktivitas lintas-perbatasan, Jadi Pembahasan Utama Pertemuan Polisi Indonesia - Malaysia

SUARA KALTARA
Pertemuan Brigjen Pol Lotharia Latif Dengan Dato Abdul Rahim Abdullah Dalam Rangka Pertemuan Pasukan keamanan antara kedua negara melalui Program Rendezvous (28/7).

SUARAKALTARA.COM - TAWAU - Pertemuan Pasukan keamanan antara kedua negara melalui Program Rendezvous (RV) Ini Dilihat Mampu untuk meningkatkan kerjasama, khususnya dalam berbagai aspek konsolidasi intelijen, berbagi informasi antara angkatan kepolisian Marine Dengan rekan setimnya Polair-polisi perairan Indonesia. (28/7) 
Komandan angkatan Polis Marine Diraja Malaysia, Dato Abdul Rahim Abdullah mengatakan, kerjasama ini juga memperlihat intensifikasi kedua lembaga yang menangani masalah kejahatan, terutama di Tawau parairan termasuk perairan Nunukan Sarawak-Kalimantan dan selatan Semenanjung Malaysia.    
Dia berkata, perbicaraan itu juga dikatakan diyakini Akan Membuahkan Hasil Positif , terutama pada isu kerjasama dan kerjasama antara polis Diraja Malaysia dan POLRI dalam upaya untuk memerangi kejahatan lintas-perbatasan Malaysia-Indonesia.
Dalam pertemuan sekitar dua jam tersebut, berbagai topik yang menyentuh dan dibahas secara khusus Terkait program-program yang di dibicarakan termasuk Kejahatan lintas-perbatasan Dan Berbagai Masalah Yang sedang dihadapi oleh kedua negara terutama di Kawasan Perairan Tawau Nunukan, Perairan Selat Malaka dan pantai timur Johor.
Pada Pertemun Ini juga, katanya, membahas berbagi informasi yang saat ini Menjadi tren terutama persoalan Barang Perdagangan, masalah terkait dengan penyelundupan manusia, penyelundupan barang antara dua negara Baik dari Indonesia (Nunukan) maupun Malaysia (Tawau).
Dia menambahkan, secara keseluruhan, pertemuan kedua tim polisi laut Malaysia dan POLRI Indonesia ' dalam suasana damai dan tenang, penuh dengan niat baik dan persahabatan.
Sementara itu Brigjen Pol Lotharia Latif berkata, program ini menunjukkan komitmen Kedua Pihak dalam menjaga keselamatan dan Mempertahankan Hubungan koordinasi, komunikasi yang telah terjalin dengan Baik dalam menangani segala permasalahan yang berkaitan termasuk, penyeludupan barang, penyeludupan manusia, Pengedaran penyalagunaan obat-obatan dan Aktivitas lintas-perbatasan.
Sumber herald / Bestawaufm

No comments