Social Items

Usman Fakih, Ketua FKPT Kalimantan Utara Saat Di wawancarai Oleh Awak Media Setelah Kegiatan Litersi Digital Sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme dengan tema " Saring Sebelum Sharing", Di Lotus Panaya Hotel, Tarakan (12/7)


SUARAKALTARA.COM - Tarakan - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui bidang Media Massa, Hubungan Masyarakat dan Sosialisasi pada Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan Literasi Digital. Acara yang digelar sebagai upaya pencegahan radikalisme di masyarakat melalui dunia maya khususnya media sosial ini mengambil tema “Saring Sebelum Sharing” dan digelar di Lotus Panaya Hotel, Tarakan, Kamis (12/7/2018).

Dalam Kegiatan Ini Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Utara megajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyebaran faham radikalisme dan terorisme. 

Hal ini bertujuan sehingga Provinsi Kalimantan Utara selalu Damai Dan Terhindar Dari Gerakan- Gerakan Yang Dapat Mengganggu Stabilitas Keamanan dan ketahanan Nasional. 

“Kita mengajak Masyarakat Kalimantan Utara Khususnya Pengguna Media Sosisal Untuk Bersama-sama Melakukan cegah dini, Tangkal dini, Potensi Radikalisme dan Terorisme yang ada Di Kalimantan Utara Dan Perlu Kita Sadari Bahwa Indonesia selama ini telah menjadi pengguna media sosial yang aktif menerima informasi dan kemudian dengan mudah disebarkan kembali tanpa menyaring terlebih dahulu apakah konten yang disebarkan itu benar atau tidak,”ujar Usman Fakih Selakun Ketua FKPT Kalimantan Utara.

Karena sebagaimana diketahui, paham radikal dan terorisme kini terus dikampanyekan dan berpotensi besar merongrong kedaulatan dan keutuhan negara. Oleh karena itu, butuh upaya ekstra yang melibatkan semua komponen masyarakat untuk mengantisipasi persoalan tersebut.

Untuk itu dalam kesempatan tersebut Usman Fakih Mengajak Masyarakat Untuk menggunakan Media sosial Dengan Arif Dan Bijak sehingga Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi atau Terhasut Dengan berbagai Konten-konten Negatif yang di sebar melalui jejaring sosial tanpa adanya Konfirmasi Kebenaran Informasi Tersebut.

"Dengan melalui Kegiatan Literasi Digital Tersebut Kita Berharap agar terbangun kesadaran untuk membangun portal-portal positif Baik di media sosial Maupun di masyarakat Guna mengimbangi Konten-konten negatif Yang Mengarah Dalam Radikalisme Dan Terorisme sehingga Kita Bisa Bersama-sama Dalam Menciptakan suasana Kalimantan Utara Yang Aman Dan Damai '' Ujarnya

Dalam kegiatan Literasi Digital yang Mengangkat Tema "saring Sebelum Sharing" yang Dilaksanakan Oleh BNPT Melalui Forum Kordinasi Penanggulangan Terorisme Provinsi Kalimantan Utara Ini DiIkuti peserta yang terdiri dari Pelajar, Mahasiswa, Komunitas, Jurnalis Baik Cetak Dan Online, Serta Instansi Pemerintahan.(SY)

BNPT Kaltara, Literasi Digital Guna Mencegah Penyebaran Radikalisme Dan Terorisme Di Dunia Maya

SUARA KALTARA
Usman Fakih, Ketua FKPT Kalimantan Utara Saat Di wawancarai Oleh Awak Media Setelah Kegiatan Litersi Digital Sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme dengan tema " Saring Sebelum Sharing", Di Lotus Panaya Hotel, Tarakan (12/7)


SUARAKALTARA.COM - Tarakan - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui bidang Media Massa, Hubungan Masyarakat dan Sosialisasi pada Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan Literasi Digital. Acara yang digelar sebagai upaya pencegahan radikalisme di masyarakat melalui dunia maya khususnya media sosial ini mengambil tema “Saring Sebelum Sharing” dan digelar di Lotus Panaya Hotel, Tarakan, Kamis (12/7/2018).

Dalam Kegiatan Ini Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Utara megajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyebaran faham radikalisme dan terorisme. 

Hal ini bertujuan sehingga Provinsi Kalimantan Utara selalu Damai Dan Terhindar Dari Gerakan- Gerakan Yang Dapat Mengganggu Stabilitas Keamanan dan ketahanan Nasional. 

“Kita mengajak Masyarakat Kalimantan Utara Khususnya Pengguna Media Sosisal Untuk Bersama-sama Melakukan cegah dini, Tangkal dini, Potensi Radikalisme dan Terorisme yang ada Di Kalimantan Utara Dan Perlu Kita Sadari Bahwa Indonesia selama ini telah menjadi pengguna media sosial yang aktif menerima informasi dan kemudian dengan mudah disebarkan kembali tanpa menyaring terlebih dahulu apakah konten yang disebarkan itu benar atau tidak,”ujar Usman Fakih Selakun Ketua FKPT Kalimantan Utara.

Karena sebagaimana diketahui, paham radikal dan terorisme kini terus dikampanyekan dan berpotensi besar merongrong kedaulatan dan keutuhan negara. Oleh karena itu, butuh upaya ekstra yang melibatkan semua komponen masyarakat untuk mengantisipasi persoalan tersebut.

Untuk itu dalam kesempatan tersebut Usman Fakih Mengajak Masyarakat Untuk menggunakan Media sosial Dengan Arif Dan Bijak sehingga Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi atau Terhasut Dengan berbagai Konten-konten Negatif yang di sebar melalui jejaring sosial tanpa adanya Konfirmasi Kebenaran Informasi Tersebut.

"Dengan melalui Kegiatan Literasi Digital Tersebut Kita Berharap agar terbangun kesadaran untuk membangun portal-portal positif Baik di media sosial Maupun di masyarakat Guna mengimbangi Konten-konten negatif Yang Mengarah Dalam Radikalisme Dan Terorisme sehingga Kita Bisa Bersama-sama Dalam Menciptakan suasana Kalimantan Utara Yang Aman Dan Damai '' Ujarnya

Dalam kegiatan Literasi Digital yang Mengangkat Tema "saring Sebelum Sharing" yang Dilaksanakan Oleh BNPT Melalui Forum Kordinasi Penanggulangan Terorisme Provinsi Kalimantan Utara Ini DiIkuti peserta yang terdiri dari Pelajar, Mahasiswa, Komunitas, Jurnalis Baik Cetak Dan Online, Serta Instansi Pemerintahan.(SY)

No comments