Social Items



SUARAKALTARA.COM - NUNUKAN – Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan merupakan satu satu  desa di Kabupaten Perbatasan Republik Indonesia – Malaysia. Desa yang hanya dihuni sekitar 270  keluarga ini jauh dari keramaian kota dan jauh pula dari kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tak ada fasilitas kesehatan semisal Puskesmas dan sarana pendidikan yang cukup baik. Tak ada jalan darat yang bisa diakses ke Desa  ini dari desa manapun. Satu-satunya akses jalan hanyalah melalui sungai yang bisa ditempuh dengan menggunakan speedboat atau perahu kayu.(17/7)

Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina EP (PEP) Asset 5 Tarakan Field bekerjasama dengan Universitas Nasional Jakarta  membuat program pengembangan masyarakat melalui pertanian terpadu agar petani di Desa Tepian kembali bersemangat dan bisa lebih maju dari sebelumnya. Program pertanian terpadu dipilih mengingat lahan pertanian di desa ini sangat luas, namun sering kali hasil panen tidak maksimal.

M. Abrar Putra Siregar selaku Comdev PT Pertamina EP (PEP) Asset 5 Tarakan Field kegiatan pendampingan ini akan dilaksanakan selama enam bulan oleh pendamping dari Universitas Nasional Jakarta. Kegiatan akan dimulai dengan pelatihan pengolahan lahan, pemberian bibit, serta pendampingan program CSR Tarakan Field yang ada di Desa Tepian.

“Kami sangat senang sekali. Bantuan dan pendampingan dari Pertamina yang akan dilaksanakan di tahun 2018 ini. Sangat membantu bagi kami,” ujar Nurdiansyah, Kepala Desa Tepian.

Menurut Nurdiansyah, pengembangan masyarakat ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian. Dulu pengolahan hasil pertanian masih manual dan tradisional, yang saya harapkan dengan adanya  pengetahuan bertani dengan metode baru ini sehingga berdampak pada meningkatnya hasil produksi.

“Tidak hanya itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya juga kita lakukan seperti olahan hasil pertanian, pengembangan penggemukan sapi, pengobatan gratis, air bersih dan program  solar cell home system,” ujar Abrar.

Pertamina EP Tarakan Field Menjalankan Pemberdayaan Masyarakat Program Pertanian Terpadu di Desa Tepian, Kabupaten Nunukan

SUARA KALTARA

SUARAKALTARA.COM - NUNUKAN – Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan merupakan satu satu  desa di Kabupaten Perbatasan Republik Indonesia – Malaysia. Desa yang hanya dihuni sekitar 270  keluarga ini jauh dari keramaian kota dan jauh pula dari kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tak ada fasilitas kesehatan semisal Puskesmas dan sarana pendidikan yang cukup baik. Tak ada jalan darat yang bisa diakses ke Desa  ini dari desa manapun. Satu-satunya akses jalan hanyalah melalui sungai yang bisa ditempuh dengan menggunakan speedboat atau perahu kayu.(17/7)

Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina EP (PEP) Asset 5 Tarakan Field bekerjasama dengan Universitas Nasional Jakarta  membuat program pengembangan masyarakat melalui pertanian terpadu agar petani di Desa Tepian kembali bersemangat dan bisa lebih maju dari sebelumnya. Program pertanian terpadu dipilih mengingat lahan pertanian di desa ini sangat luas, namun sering kali hasil panen tidak maksimal.

M. Abrar Putra Siregar selaku Comdev PT Pertamina EP (PEP) Asset 5 Tarakan Field kegiatan pendampingan ini akan dilaksanakan selama enam bulan oleh pendamping dari Universitas Nasional Jakarta. Kegiatan akan dimulai dengan pelatihan pengolahan lahan, pemberian bibit, serta pendampingan program CSR Tarakan Field yang ada di Desa Tepian.

“Kami sangat senang sekali. Bantuan dan pendampingan dari Pertamina yang akan dilaksanakan di tahun 2018 ini. Sangat membantu bagi kami,” ujar Nurdiansyah, Kepala Desa Tepian.

Menurut Nurdiansyah, pengembangan masyarakat ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian. Dulu pengolahan hasil pertanian masih manual dan tradisional, yang saya harapkan dengan adanya  pengetahuan bertani dengan metode baru ini sehingga berdampak pada meningkatnya hasil produksi.

“Tidak hanya itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya juga kita lakukan seperti olahan hasil pertanian, pengembangan penggemukan sapi, pengobatan gratis, air bersih dan program  solar cell home system,” ujar Abrar.

No comments