Social Items

Lokasi Panen Raya Kepiting Bakau Hasil Budidaya (Penetasan Kepiting Bertelur), Bertempat di tambak Penelitian, Bertempat di Jalan Jembatan Bongkok Tarakan.(14/8)


SUARAKALTARA. COM - Tarakan - pada tanggal (15/8/2018) Besok Koperasi produsen nelayan kaltara akan mengadakan panen Raya kepiting Bakau Hasil Budidaya (Penetasan Kepiting Bertelur) Bekerjasama dengan Balai Besar Budidaya Air Payau Jepara , Bertempat di tambak Penelitian dan Pengembangan Koperasi Nelaya, Jalan Jembatan Bongkok Tarakan. 

Secara Langsung Kegiatan tersebut nantinya akan Dihadiri oleh Kementrian Menkokemaritiman,  Kementerian Kelautan dan perikanan,  Gubernur Kaltara, Kapolda Kaltara,  Forum kordinasi pimpinan daerah kota tarakan dan pemkot kota tarakan. 

Ketua Koperasi Nelayan Kaltara Edy Purwanto, Mengatakan Tujuan mengundang pihak-pihak pejabat tersebut, karena pada saat diterbitkan Permen Kelautan No. 56/Permen-KP/2016, belum ada pihak swasta yang dapat melakukan budidaya penetasan telur induk kepiting tersebut.

Sehingga dengan adanya undangan tersebut diharapkan para pejabat pengambil kebijakan terkait nantinya dapat merevisi Permen Kelautan untuk mengakomodir hasil bubidaya agar dapat dikecualikan dari Permen Kelautan dimaksud.

Dengan adanya pengecualian tersebut, maka Koperasi Nelayan akan dapat meningkatkan pembudidayaan penetasan telur kepiting, karena bibit kepiting saat ini sangat dibutuhkan oleh nelayan, sehingga keberadaan kepiting di alam tidak terganggu.

Agar kelautan menjadi sektor unggulan  dan membangun  perekonomian nasional, maka diperlukan kebijakan yang mampu memayungi semua kebijakan institusi Negara.  Sehingga kebijakan tersebut mendukung masyarakat Nelayan sesuai maksud Pasal 27 ayat 2 dan Pasal 33 UUD 1945, khususnya pada KOPERASI NELAYAN. 

Diketahui, Koperasi Produsen Nelayan Kalimantan Utara Sebelum Telah Melakukan Kerjasama dengan Balai Besar Budidaya Air Payau Jepara Dan Dibimbing langsung oleh Ahli Kepiting dari Universitas Borneo Tarakan, Berhasil Melakukan Pembudidayaan Penetasan telur induk,beberapa Bulan Yang lalu. 

Koperasi Produsen Nelayan telah berhasil melakukan budidaya penetasan telur induk Kepiting Bakau (Scylla serrata), dalam 1 induk kepiting dapat menetaskan rata-rata 1.566.000 larva, dari jumlah larva tersebut dapat menghasilkan bibit kepiting minimal 1% x 1.566.000 = 15.660 ekor. 

Hasil dari Bibit kepiting tersebut di bagi-bagikan ke nelayan tambak anggota koperasi pada tanggal 28/2/2018 sekitar 85.000 ekor untuk ditebarkan ke alam dan ke tambak budidaya koperasi dan anggota, selanjutnya pada tanggal (27/4/2018) lalu koperasi juga menebarkan bibit kepiting ke tambak penelitian kerjasama Universitas Borneo Sebanyak 19.200 ekor. (SY) 

Besok, Koperasi Nelayan Akan Melakukan Panen raya kepiting bakau hasil budidaya (penetasan kepiting bertelur).

SUARA KALTARA
Lokasi Panen Raya Kepiting Bakau Hasil Budidaya (Penetasan Kepiting Bertelur), Bertempat di tambak Penelitian, Bertempat di Jalan Jembatan Bongkok Tarakan.(14/8)


SUARAKALTARA. COM - Tarakan - pada tanggal (15/8/2018) Besok Koperasi produsen nelayan kaltara akan mengadakan panen Raya kepiting Bakau Hasil Budidaya (Penetasan Kepiting Bertelur) Bekerjasama dengan Balai Besar Budidaya Air Payau Jepara , Bertempat di tambak Penelitian dan Pengembangan Koperasi Nelaya, Jalan Jembatan Bongkok Tarakan. 

Secara Langsung Kegiatan tersebut nantinya akan Dihadiri oleh Kementrian Menkokemaritiman,  Kementerian Kelautan dan perikanan,  Gubernur Kaltara, Kapolda Kaltara,  Forum kordinasi pimpinan daerah kota tarakan dan pemkot kota tarakan. 

Ketua Koperasi Nelayan Kaltara Edy Purwanto, Mengatakan Tujuan mengundang pihak-pihak pejabat tersebut, karena pada saat diterbitkan Permen Kelautan No. 56/Permen-KP/2016, belum ada pihak swasta yang dapat melakukan budidaya penetasan telur induk kepiting tersebut.

Sehingga dengan adanya undangan tersebut diharapkan para pejabat pengambil kebijakan terkait nantinya dapat merevisi Permen Kelautan untuk mengakomodir hasil bubidaya agar dapat dikecualikan dari Permen Kelautan dimaksud.

Dengan adanya pengecualian tersebut, maka Koperasi Nelayan akan dapat meningkatkan pembudidayaan penetasan telur kepiting, karena bibit kepiting saat ini sangat dibutuhkan oleh nelayan, sehingga keberadaan kepiting di alam tidak terganggu.

Agar kelautan menjadi sektor unggulan  dan membangun  perekonomian nasional, maka diperlukan kebijakan yang mampu memayungi semua kebijakan institusi Negara.  Sehingga kebijakan tersebut mendukung masyarakat Nelayan sesuai maksud Pasal 27 ayat 2 dan Pasal 33 UUD 1945, khususnya pada KOPERASI NELAYAN. 

Diketahui, Koperasi Produsen Nelayan Kalimantan Utara Sebelum Telah Melakukan Kerjasama dengan Balai Besar Budidaya Air Payau Jepara Dan Dibimbing langsung oleh Ahli Kepiting dari Universitas Borneo Tarakan, Berhasil Melakukan Pembudidayaan Penetasan telur induk,beberapa Bulan Yang lalu. 

Koperasi Produsen Nelayan telah berhasil melakukan budidaya penetasan telur induk Kepiting Bakau (Scylla serrata), dalam 1 induk kepiting dapat menetaskan rata-rata 1.566.000 larva, dari jumlah larva tersebut dapat menghasilkan bibit kepiting minimal 1% x 1.566.000 = 15.660 ekor. 

Hasil dari Bibit kepiting tersebut di bagi-bagikan ke nelayan tambak anggota koperasi pada tanggal 28/2/2018 sekitar 85.000 ekor untuk ditebarkan ke alam dan ke tambak budidaya koperasi dan anggota, selanjutnya pada tanggal (27/4/2018) lalu koperasi juga menebarkan bibit kepiting ke tambak penelitian kerjasama Universitas Borneo Sebanyak 19.200 ekor. (SY) 

No comments