Social Items

Humas Pemprov Kaltara
CERDASKAN KALTARA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama para penerima bantuan beasiswa Kaltara Cerdas 2018, Rabu (19/12).


TANJUNG SELOR  - Setelah sekian lama dinanti-nanti, bantuan beasiswa Kaltara Cerdas 2018 akhirnya dicairkan. Menandai akan dicairkannya beasiswa untuk para pelajar dan mahasiswa, baik yang berprestasi maupun kurang mampu ini, Rabu (19/12) kemarin program tersebut diluncurkan secara langsung oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Sebanyak 4.690 orang akan menerima beasiswa yang merupakan program yang digagas Gubernur itu. Meliputi beasiswa Kaltara Cerdas bagi jenjang pendidikan tinggi sebanyak 4373 orang, dan beasiswa bagi pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) prestasi sebanyak 317 orang. “Alhamdulillah, mulai hari ini beasiswa Kaltara Cerdas sudah bisa dicairkan. Teknisnya nanti langsung ke rekening masing-masing penerima. Namun sebelumnya, melalui Dewan Pendidikan akan melakukan monitoring terlebih dahulu. Saya minta agar dalam waktu seminggu dua minggu ini sudah selesa semua tersalurkan, ungkap Gubernur.

Irianto kembali mengingatkan, utamanya kepada Dewan Pendidikan yang dipercaya menyalurkan beasiswa ini agar dalam realisasinya tepat sasaran. Artinya, yang menerima beasiswa diharapkan adalah mereka yang benar-benar berhak menerima. 

Disampaikan, sesuai laporan dari Dewan Pendidikan, untuk beasiswa pendidikan tinggi dari jumlah pemohon sebanyak 4.862 orang, yang lolos verifikasi berkas sebanyak 4.412 orang. Dan setelah dilakukan penilaian berdasarkan syarat Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang ditentukan, mahasiswa yang memenuhi syarat untuk bisa mendapatkan beasiswa Kaltara Cerdas sebanyak 4.373 orang.

Jumlah ini, lanjutnya, meningkat dari data awal beasiswa Kaltara Cerdas. Hal ini karena, melalui Dewan Pendidikan mengusulkan perubahan Petunjuk Teknis (Juknis). Sesuai Juknis yang baru, ada penambahan kuota penerima beasiswa. Pertimbangannya, sesuai usulan dari Dewan Pendidikan untuk pemerataan. Jadi agar bisa mengakomodir semua pemohon, jelas Irianto. 

Disampaikan, berdasarkan Juknis sebelumnya, kuota yang ditentukan sebanyak 2.530 orang akan menerima beasiswa ini. Namun setelah dilakukan perubahan, dari jumlah pemohon sebanyak 4.862 orang, atas kesepakatan bersama tim pengawas, kuota beasiswa Kaltara Cerdas 2018 dapat mengakomodir 4.373 orang.

Salah satu poin penting dalam perubahan Juknis ini, sebut Gubernur yang didampingi Ketua Dewan Pendidikan Kaltara Herwansyah, adalah diturunkannya syarat IPK bagi pemohon beasiswa. Di mana, untuk mahasiswa pemohon kategori berprestasi dari sebelumnya 3,00 sekarang 2,75. Kemudian bagi mahasiswa kurang mampu, dari sebelumnya 2,50 turun menjadi 2,30. “Secara nominal yang diterima setiap mahasiswa berkurang. Namun jumlah yang menerima lebih banyak. Jadi mengutamakan pemerataan, ungkap Herwan menambahkan. Dijelaskan, perubahan Juknis ini, tentu akan berpengaruh pada sejumlah perubahan teknis lainnya. 

Tak hanya perubahan syarat IPK pemohon, jumlah dana yang diperoleh pemohon yang memenuhi syarat juga berubah. Hanya saja, ditegaskannya, perubahan itu tidak signifikan. Termasuk beasiswa kepada pelajar berprestasi, diakuinya juga mengalami penurunan nominal. “Sebelum melakukan perubahan Juknis ini, tentunya kita berkoordinasi dengan Tim Pengawas dan Pemprov Kaltara. Setelah melalui rapat bersama tim pengawas untuk menyatukan presepsi, akhirnya disetujui perubahan ini. Tujuan utamanya satu, ingin meningkatkan SDM masyarakat Kaltara. Agar anak-anak kita bisa kuliah, utamanya bagi yang berasal dari keluarga kurang mampu, ujarnya.

Herwansyah menyebutkan, setelah Kaltara Cerdas 2018 di-launching oleh Gubernur kemarin, tim dari Dewan Pendidkan akan segera melaksanakan monitoring sambil melaksanakan sosialisasi di berbagai universitas yang ada mahasiswanya mengajukan permohonan. Monitoring akan kami lakukan selama 4 hari, mulai Kamis hingga Minggu (23/12). Setelah kami lakukan monitoring, dilanjutkan dengan pencairan beasiswa, penyalurannya bertahap melalui Bankaltim-tara dan dilanjutkan dengan bank lainnya sesuai rekening milik para pemohon beasiswa. Kita targetkan penyaluran beasiswa akan selesai akhir Desember ini, tutup Herwansyah.(humas) 


Pencairan Beasiswa Kaltara Ditarget Selesai Akhir Desember

SUARA KALTARA
Humas Pemprov Kaltara
CERDASKAN KALTARA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama para penerima bantuan beasiswa Kaltara Cerdas 2018, Rabu (19/12).


TANJUNG SELOR  - Setelah sekian lama dinanti-nanti, bantuan beasiswa Kaltara Cerdas 2018 akhirnya dicairkan. Menandai akan dicairkannya beasiswa untuk para pelajar dan mahasiswa, baik yang berprestasi maupun kurang mampu ini, Rabu (19/12) kemarin program tersebut diluncurkan secara langsung oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Sebanyak 4.690 orang akan menerima beasiswa yang merupakan program yang digagas Gubernur itu. Meliputi beasiswa Kaltara Cerdas bagi jenjang pendidikan tinggi sebanyak 4373 orang, dan beasiswa bagi pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) prestasi sebanyak 317 orang. “Alhamdulillah, mulai hari ini beasiswa Kaltara Cerdas sudah bisa dicairkan. Teknisnya nanti langsung ke rekening masing-masing penerima. Namun sebelumnya, melalui Dewan Pendidikan akan melakukan monitoring terlebih dahulu. Saya minta agar dalam waktu seminggu dua minggu ini sudah selesa semua tersalurkan, ungkap Gubernur.

Irianto kembali mengingatkan, utamanya kepada Dewan Pendidikan yang dipercaya menyalurkan beasiswa ini agar dalam realisasinya tepat sasaran. Artinya, yang menerima beasiswa diharapkan adalah mereka yang benar-benar berhak menerima. 

Disampaikan, sesuai laporan dari Dewan Pendidikan, untuk beasiswa pendidikan tinggi dari jumlah pemohon sebanyak 4.862 orang, yang lolos verifikasi berkas sebanyak 4.412 orang. Dan setelah dilakukan penilaian berdasarkan syarat Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang ditentukan, mahasiswa yang memenuhi syarat untuk bisa mendapatkan beasiswa Kaltara Cerdas sebanyak 4.373 orang.

Jumlah ini, lanjutnya, meningkat dari data awal beasiswa Kaltara Cerdas. Hal ini karena, melalui Dewan Pendidikan mengusulkan perubahan Petunjuk Teknis (Juknis). Sesuai Juknis yang baru, ada penambahan kuota penerima beasiswa. Pertimbangannya, sesuai usulan dari Dewan Pendidikan untuk pemerataan. Jadi agar bisa mengakomodir semua pemohon, jelas Irianto. 

Disampaikan, berdasarkan Juknis sebelumnya, kuota yang ditentukan sebanyak 2.530 orang akan menerima beasiswa ini. Namun setelah dilakukan perubahan, dari jumlah pemohon sebanyak 4.862 orang, atas kesepakatan bersama tim pengawas, kuota beasiswa Kaltara Cerdas 2018 dapat mengakomodir 4.373 orang.

Salah satu poin penting dalam perubahan Juknis ini, sebut Gubernur yang didampingi Ketua Dewan Pendidikan Kaltara Herwansyah, adalah diturunkannya syarat IPK bagi pemohon beasiswa. Di mana, untuk mahasiswa pemohon kategori berprestasi dari sebelumnya 3,00 sekarang 2,75. Kemudian bagi mahasiswa kurang mampu, dari sebelumnya 2,50 turun menjadi 2,30. “Secara nominal yang diterima setiap mahasiswa berkurang. Namun jumlah yang menerima lebih banyak. Jadi mengutamakan pemerataan, ungkap Herwan menambahkan. Dijelaskan, perubahan Juknis ini, tentu akan berpengaruh pada sejumlah perubahan teknis lainnya. 

Tak hanya perubahan syarat IPK pemohon, jumlah dana yang diperoleh pemohon yang memenuhi syarat juga berubah. Hanya saja, ditegaskannya, perubahan itu tidak signifikan. Termasuk beasiswa kepada pelajar berprestasi, diakuinya juga mengalami penurunan nominal. “Sebelum melakukan perubahan Juknis ini, tentunya kita berkoordinasi dengan Tim Pengawas dan Pemprov Kaltara. Setelah melalui rapat bersama tim pengawas untuk menyatukan presepsi, akhirnya disetujui perubahan ini. Tujuan utamanya satu, ingin meningkatkan SDM masyarakat Kaltara. Agar anak-anak kita bisa kuliah, utamanya bagi yang berasal dari keluarga kurang mampu, ujarnya.

Herwansyah menyebutkan, setelah Kaltara Cerdas 2018 di-launching oleh Gubernur kemarin, tim dari Dewan Pendidkan akan segera melaksanakan monitoring sambil melaksanakan sosialisasi di berbagai universitas yang ada mahasiswanya mengajukan permohonan. Monitoring akan kami lakukan selama 4 hari, mulai Kamis hingga Minggu (23/12). Setelah kami lakukan monitoring, dilanjutkan dengan pencairan beasiswa, penyalurannya bertahap melalui Bankaltim-tara dan dilanjutkan dengan bank lainnya sesuai rekening milik para pemohon beasiswa. Kita targetkan penyaluran beasiswa akan selesai akhir Desember ini, tutup Herwansyah.(humas) 


No comments