Social Items


TANJUNG SELOR - Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan merilis indeks aktivitas literasi membaca di 34 Provinsi di Indonesia. Dari buku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudyaaan (Kemendikbud) tersebut, menunjukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menduduki urutan ke-4 dari indeks Dimensi Budaya Provinsi dan urutan ke-6 untuk Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) dari 34 provinsi se-Indonesia.

Untuk Alibaca kita masuk di dalam kategori sedang. Sementara Indeks Dimensi Budaya walaupun urutan ke-4, meski masih termasuk kategori rendah,” kata Hermawan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara yang ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
Hermawan menjelaskan, data yang digunakan untuk menghitung indeks literasi ini didasarkan dari data yang berasal dari data mentah BPS (Badan Pusat Statistik), Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan beberapa data lainnya.

Sebagai provinsi baru, capaian ini dinilai cukup baik bagi Kaltara. Disebutkan, secara keseluruhan, di Indonesia belum ada provinsi yang mencapai nilai indeks Alibaca di atas 60.00. Tertinggi diduduki oleh Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan nilai indeks alibaca sekitar 58.16.

Lebih jauh Hermawan mengungkapkan, dalam beberapa tahun belakangan ini pihaknya terus mendorong upaya peningkatan minat baca di Kaltara. Misalnya bekerjasama dengan berbagai pihak yang dianggap dapat membantu meningkatkan minat baca di Kaltara, seperti di antaranya bersama Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) Kaltara, Bunda Baca Kaltara, TP PKK, dan komunitas penggiat Literasi yang ada di Kaltara.

“Kami juga telah bekerja sama dengan salah satu lembaga pendidikan tinggi di Kaltara untuk meneliti faktor yang mempengaruhi minat baca masyarakat. Di mana hasilnya, ialah tingkat pendidikan merupakan salah satu yang mempengaruhi minat baca masyarakat, kata Hermawan.

Ditambahkan, ada empat tantangan dalam upaya meningkatkan minat baca di Kaltara. Di antaranya sebut Hermawan, minimnya buku nonpembelajaran untuk kelas awal, penguatan kapasitas guru dan pegiat literasi, penguatan jejaring kerja sama, serta kampanye literasi yang berkelanjutan. “Perlahan akan kita upayakan untuk menuntaskan permasalaahan yang ada, tutupnya. (humas)


10 Provinsi dengan Indeks Dimensi Budaya Provinsi Tertinggi
1. Kepulauan Riau
2. DI Yogyakarta
3. DKI Jakarta
4. Kalimantan Utara
5. Aceh
6. Kalimantan Timur
7. Sulawesi Utara
8. Bengkulu
9. Bali
10. Bangka Belitung

Indeks Dimensi Budaya, Kaltara Urutan ke-4 Nasional

SUARA KALTARA

TANJUNG SELOR - Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan merilis indeks aktivitas literasi membaca di 34 Provinsi di Indonesia. Dari buku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudyaaan (Kemendikbud) tersebut, menunjukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menduduki urutan ke-4 dari indeks Dimensi Budaya Provinsi dan urutan ke-6 untuk Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) dari 34 provinsi se-Indonesia.

Untuk Alibaca kita masuk di dalam kategori sedang. Sementara Indeks Dimensi Budaya walaupun urutan ke-4, meski masih termasuk kategori rendah,” kata Hermawan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara yang ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
Hermawan menjelaskan, data yang digunakan untuk menghitung indeks literasi ini didasarkan dari data yang berasal dari data mentah BPS (Badan Pusat Statistik), Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan beberapa data lainnya.

Sebagai provinsi baru, capaian ini dinilai cukup baik bagi Kaltara. Disebutkan, secara keseluruhan, di Indonesia belum ada provinsi yang mencapai nilai indeks Alibaca di atas 60.00. Tertinggi diduduki oleh Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan nilai indeks alibaca sekitar 58.16.

Lebih jauh Hermawan mengungkapkan, dalam beberapa tahun belakangan ini pihaknya terus mendorong upaya peningkatan minat baca di Kaltara. Misalnya bekerjasama dengan berbagai pihak yang dianggap dapat membantu meningkatkan minat baca di Kaltara, seperti di antaranya bersama Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) Kaltara, Bunda Baca Kaltara, TP PKK, dan komunitas penggiat Literasi yang ada di Kaltara.

“Kami juga telah bekerja sama dengan salah satu lembaga pendidikan tinggi di Kaltara untuk meneliti faktor yang mempengaruhi minat baca masyarakat. Di mana hasilnya, ialah tingkat pendidikan merupakan salah satu yang mempengaruhi minat baca masyarakat, kata Hermawan.

Ditambahkan, ada empat tantangan dalam upaya meningkatkan minat baca di Kaltara. Di antaranya sebut Hermawan, minimnya buku nonpembelajaran untuk kelas awal, penguatan kapasitas guru dan pegiat literasi, penguatan jejaring kerja sama, serta kampanye literasi yang berkelanjutan. “Perlahan akan kita upayakan untuk menuntaskan permasalaahan yang ada, tutupnya. (humas)


10 Provinsi dengan Indeks Dimensi Budaya Provinsi Tertinggi
1. Kepulauan Riau
2. DI Yogyakarta
3. DKI Jakarta
4. Kalimantan Utara
5. Aceh
6. Kalimantan Timur
7. Sulawesi Utara
8. Bengkulu
9. Bali
10. Bangka Belitung

No comments