Social Items

ABDI YASA 2019 : Kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid memberikan arahan pada acara Pemilihan Abdi Yasa Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (23/7).


TANJUNG SELOR - Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sejumlah sektor terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Salah satunya dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara, dimana Selasa (23/7) kemarin menggelar Pemilihan Abdi Yasa 2019.

Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltara, khususnya dalam sektor perhubungan atau transportasi. Saat ini, diakuinya, tingkat kecelakaan begitu tinggi, sehingga dibutuhkan beragam sosialisasi guna meningkatkan profesionalisme supir angkutan umum dalam berkendara dan melayani penumpangnya. 

Hal ini juga untuk memenuhi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, agar supir angkutan umum di Kaltara dapat berlaku profesional. Taupan mencontohkan, salah satu perusahaan angkutan kota (Angkot) di Jakarta yang begitu profesional dalam melayani penumpangnya. 

"Kita berharap agar di Kaltara bisa diterapkan seperti itu. Karena itu, salah satu pembenahan yang dilakukan selain angkutannya adalah, infrastruktur sumberdaya manusianya," ungkap dia.

Dishub Gelar Pemilihan Abdi Yasa 2019

SUARA KALTARA
ABDI YASA 2019 : Kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid memberikan arahan pada acara Pemilihan Abdi Yasa Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (23/7).


TANJUNG SELOR - Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sejumlah sektor terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Salah satunya dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara, dimana Selasa (23/7) kemarin menggelar Pemilihan Abdi Yasa 2019.

Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltara, khususnya dalam sektor perhubungan atau transportasi. Saat ini, diakuinya, tingkat kecelakaan begitu tinggi, sehingga dibutuhkan beragam sosialisasi guna meningkatkan profesionalisme supir angkutan umum dalam berkendara dan melayani penumpangnya. 

Hal ini juga untuk memenuhi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, agar supir angkutan umum di Kaltara dapat berlaku profesional. Taupan mencontohkan, salah satu perusahaan angkutan kota (Angkot) di Jakarta yang begitu profesional dalam melayani penumpangnya. 

"Kita berharap agar di Kaltara bisa diterapkan seperti itu. Karena itu, salah satu pembenahan yang dilakukan selain angkutannya adalah, infrastruktur sumberdaya manusianya," ungkap dia.

No comments