Social Items

Kepala Disnakertrans Kaltara Armin Mustafa


PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengirimkan 16 peserta pelatihan kejuruan teknik kelistrikan ke Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda. Ini disampaikan kepala Disnakertrans Provinsi Kaltara, Armin Mustafa, baru-baru ini.

Mereka merupakan usulan dari setiap kabupaten dan kota di Kaltara. Yakni 6 orang dari Kabupaten Bulungan, 5 orang dari Tana Tidung dan 5 orang ladi dari Malinau. “Mereka akan mengikuti pelatihan teknik kelistrikan di BLK Samarinda selama 35 hari,” kata Armin.

Jenis pelatihan yang akan disertai, adalah pemasangan listrik bangunan sederhana. “Pemilihan pelatihan ini, dikarenakan jenis pelatihan teknis ini masih kosong di BLK Samarinda. Dan, untuk satu paket pelatihan berjumlah 16 orang,” tutur Armin.

Para peserta pelatihan tersebut, oleh Pemprov akan dibantu sejumlah pembiayaannya. Di antaranya, biaya transportasi dan akomodasi. “Sesuai DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) maka setiap peserta akan menerima pendanaan sebesar Rp 2.250.00 selama 35 hari. Ini sesuai ketersediaan anggaran untuk kegiatan ini, yang mencapai sekitar Rp 17 juta,” tutur Armin.

Untuk realisasinya, saat ini tengah dibuat surat keputusan (SK) atas kepesertaan pelatihan tersebut. “Insya Allah, akhir Juli sudah direalisasikan program ini. Kami juga menanti kesiapan BLK Samarinda,” tutupnya. Sebagai informasi, selain BLK Samarinda, Disnakertransi juga bekerja dengan BLK Tarakan dan Nunukan untuk menggelar pelatihan sejenis.(humas)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengirimkan 16 peserta pelatihan kejuruan teknik kelistrikan ke Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda. Ini disampaikan kepala Disnakertrans Provinsi Kaltara, Armin Mustafa, baru-baru ini.

Mereka merupakan usulan dari setiap kabupaten dan kota di Kaltara. Yakni 6 orang dari Kabupaten Bulungan, 5 orang dari Tana Tidung dan 5 orang ladi dari Malinau. “Mereka akan mengikuti pelatihan teknik kelistrikan di BLK Samarinda selama 35 hari,” kata Armin.

Jenis pelatihan yang akan disertai, adalah pemasangan listrik bangunan sederhana. “Pemilihan pelatihan ini, dikarenakan jenis pelatihan teknis ini masih kosong di BLK Samarinda. Dan, untuk satu paket pelatihan berjumlah 16 orang,” tutur Armin.

Para peserta pelatihan tersebut, oleh Pemprov akan dibantu sejumlah pembiayaannya. Di antaranya, biaya transportasi dan akomodasi. “Sesuai DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) maka setiap peserta akan menerima pendanaan sebesar Rp 2.250.00 selama 35 hari. Ini sesuai ketersediaan anggaran untuk kegiatan ini, yang mencapai sekitar Rp 17 juta,” tutur Armin.

Untuk realisasinya, saat ini tengah dibuat surat keputusan (SK) atas kepesertaan pelatihan tersebut. “Insya Allah, akhir Juli sudah direalisasikan program ini. Kami juga menanti kesiapan BLK Samarinda,” tutupnya. Sebagai informasi, selain BLK Samarinda, Disnakertransi juga bekerja dengan BLK Tarakan dan Nunukan untuk menggelar pelatihan sejenis.(humas/YL)

Pemprov Kirim 16 Orang ke BLK Samarinda

SUARA KALTARA
Kepala Disnakertrans Kaltara Armin Mustafa


PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengirimkan 16 peserta pelatihan kejuruan teknik kelistrikan ke Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda. Ini disampaikan kepala Disnakertrans Provinsi Kaltara, Armin Mustafa, baru-baru ini.

Mereka merupakan usulan dari setiap kabupaten dan kota di Kaltara. Yakni 6 orang dari Kabupaten Bulungan, 5 orang dari Tana Tidung dan 5 orang ladi dari Malinau. “Mereka akan mengikuti pelatihan teknik kelistrikan di BLK Samarinda selama 35 hari,” kata Armin.

Jenis pelatihan yang akan disertai, adalah pemasangan listrik bangunan sederhana. “Pemilihan pelatihan ini, dikarenakan jenis pelatihan teknis ini masih kosong di BLK Samarinda. Dan, untuk satu paket pelatihan berjumlah 16 orang,” tutur Armin.

Para peserta pelatihan tersebut, oleh Pemprov akan dibantu sejumlah pembiayaannya. Di antaranya, biaya transportasi dan akomodasi. “Sesuai DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) maka setiap peserta akan menerima pendanaan sebesar Rp 2.250.00 selama 35 hari. Ini sesuai ketersediaan anggaran untuk kegiatan ini, yang mencapai sekitar Rp 17 juta,” tutur Armin.

Untuk realisasinya, saat ini tengah dibuat surat keputusan (SK) atas kepesertaan pelatihan tersebut. “Insya Allah, akhir Juli sudah direalisasikan program ini. Kami juga menanti kesiapan BLK Samarinda,” tutupnya. Sebagai informasi, selain BLK Samarinda, Disnakertransi juga bekerja dengan BLK Tarakan dan Nunukan untuk menggelar pelatihan sejenis.(humas)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengirimkan 16 peserta pelatihan kejuruan teknik kelistrikan ke Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda. Ini disampaikan kepala Disnakertrans Provinsi Kaltara, Armin Mustafa, baru-baru ini.

Mereka merupakan usulan dari setiap kabupaten dan kota di Kaltara. Yakni 6 orang dari Kabupaten Bulungan, 5 orang dari Tana Tidung dan 5 orang ladi dari Malinau. “Mereka akan mengikuti pelatihan teknik kelistrikan di BLK Samarinda selama 35 hari,” kata Armin.

Jenis pelatihan yang akan disertai, adalah pemasangan listrik bangunan sederhana. “Pemilihan pelatihan ini, dikarenakan jenis pelatihan teknis ini masih kosong di BLK Samarinda. Dan, untuk satu paket pelatihan berjumlah 16 orang,” tutur Armin.

Para peserta pelatihan tersebut, oleh Pemprov akan dibantu sejumlah pembiayaannya. Di antaranya, biaya transportasi dan akomodasi. “Sesuai DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) maka setiap peserta akan menerima pendanaan sebesar Rp 2.250.00 selama 35 hari. Ini sesuai ketersediaan anggaran untuk kegiatan ini, yang mencapai sekitar Rp 17 juta,” tutur Armin.

Untuk realisasinya, saat ini tengah dibuat surat keputusan (SK) atas kepesertaan pelatihan tersebut. “Insya Allah, akhir Juli sudah direalisasikan program ini. Kami juga menanti kesiapan BLK Samarinda,” tutupnya. Sebagai informasi, selain BLK Samarinda, Disnakertransi juga bekerja dengan BLK Tarakan dan Nunukan untuk menggelar pelatihan sejenis.(humas/YL)

No comments