Social Items

BANTUAN PEMERINTAH : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie memberikan bantuan secara simbolis kepada sejumlah kelompok tani dan nelayan Kabupaten Nunukan, di Pulau Sebatik, Sabtu (21/12) lalu.

SEBATIK - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan sektor perikanan kelautan dan pertanian masih menjadi urat nadi peningkatan ekonomi di Kaltara.

Menurutnya, sebagian besar penduduk di provinsi termuda ini memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan bertani. Karena itu peran nelayan maupun petani sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kaltara. 

"Karena itu pemerintah terus mendorong agar petani dan nelayan dapat meningkatkan produktifitasnya," kata Irianto saat menyerahkan bantuan perikanan dan pertanian untuk pembudidaya perikanan dan petani Kabupaten Nunukan di Pulau Sebatik, Sabtu (21/12) lalu.

Pemprov Kaltara melalui Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kaltara, memberikan sejumlah bantuan secara simbolis kepada nelayan yang ada di Nunukan meliputi, Jaring Millenium 80 pcs, Waring Bagan 225 gulung, Mesin Genset 38 unit, Perahu Nelayan 1 unit untuk Desa Binalawan, Tambak Budidaya Pakan Udang Vaname 220 sak, Bibit udang vaname 1 sak, Waring Bagan lantai jemur 115 gulung.

Selain bantuan kepada nelayan, adapula bantuan kepada kelompok tani yang ada di Nunukan yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, meliputi Bantuan 2,5 ton gabah dan 2.500 karung beras untuk pengembangan lumbung pangan desa. Juga ada bantuan 5 ton gabah untuk pengembangan model distribusi yang efisien.

Adapula bantuan hidroponik dan kelompok rumah pangan lestari guna pemanfaatan perkarangan untuk pengembangan pangan. Peningkatan sarana pertanian dengan pembuatan jalan usaha tani. Pendistribusian bibit ternak kepada masyarakat dengan jenis bantuan bibit sapi sebanyak 20 ekor. Saprodi buah dan frolikurtura daerah perbatasan dengan jenis bantuan pisang 250 pohon. Sertaa untuk peningkatan produksi mutu hasil tanaman pangan, yakni bantuan mesin APPO 2 unit dan bantuan motor roda 3 sebanyak 2 unit.

Melalui bantuan ini Gubernur berharap kepada penerima dapar memanfaatkan alat ini sebagaimana mestinya, guna menunjang perekonomian nelayan yang ada di Nunukan maupun Kaltara pada umumnya. "Mengingat negara ini secara nasional, penunjang ekonomi terkuatnya adalah sektor pertanian dan sektor perikanan," tuntasnya. Untuk itu, perlu kehadiran pemerintah memberikan bantuan demi menunjang kebutuhan hidup nelayan agar perekonomiannya secara perlahan dapat tumbuh.(humas)

Gubernur Serahkan Bantuan Perikanan dan Pertanian di Sebatik

SUARA KALTARA
BANTUAN PEMERINTAH : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie memberikan bantuan secara simbolis kepada sejumlah kelompok tani dan nelayan Kabupaten Nunukan, di Pulau Sebatik, Sabtu (21/12) lalu.

SEBATIK - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan sektor perikanan kelautan dan pertanian masih menjadi urat nadi peningkatan ekonomi di Kaltara.

Menurutnya, sebagian besar penduduk di provinsi termuda ini memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan bertani. Karena itu peran nelayan maupun petani sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kaltara. 

"Karena itu pemerintah terus mendorong agar petani dan nelayan dapat meningkatkan produktifitasnya," kata Irianto saat menyerahkan bantuan perikanan dan pertanian untuk pembudidaya perikanan dan petani Kabupaten Nunukan di Pulau Sebatik, Sabtu (21/12) lalu.

Pemprov Kaltara melalui Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kaltara, memberikan sejumlah bantuan secara simbolis kepada nelayan yang ada di Nunukan meliputi, Jaring Millenium 80 pcs, Waring Bagan 225 gulung, Mesin Genset 38 unit, Perahu Nelayan 1 unit untuk Desa Binalawan, Tambak Budidaya Pakan Udang Vaname 220 sak, Bibit udang vaname 1 sak, Waring Bagan lantai jemur 115 gulung.

Selain bantuan kepada nelayan, adapula bantuan kepada kelompok tani yang ada di Nunukan yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, meliputi Bantuan 2,5 ton gabah dan 2.500 karung beras untuk pengembangan lumbung pangan desa. Juga ada bantuan 5 ton gabah untuk pengembangan model distribusi yang efisien.

Adapula bantuan hidroponik dan kelompok rumah pangan lestari guna pemanfaatan perkarangan untuk pengembangan pangan. Peningkatan sarana pertanian dengan pembuatan jalan usaha tani. Pendistribusian bibit ternak kepada masyarakat dengan jenis bantuan bibit sapi sebanyak 20 ekor. Saprodi buah dan frolikurtura daerah perbatasan dengan jenis bantuan pisang 250 pohon. Sertaa untuk peningkatan produksi mutu hasil tanaman pangan, yakni bantuan mesin APPO 2 unit dan bantuan motor roda 3 sebanyak 2 unit.

Melalui bantuan ini Gubernur berharap kepada penerima dapar memanfaatkan alat ini sebagaimana mestinya, guna menunjang perekonomian nelayan yang ada di Nunukan maupun Kaltara pada umumnya. "Mengingat negara ini secara nasional, penunjang ekonomi terkuatnya adalah sektor pertanian dan sektor perikanan," tuntasnya. Untuk itu, perlu kehadiran pemerintah memberikan bantuan demi menunjang kebutuhan hidup nelayan agar perekonomiannya secara perlahan dapat tumbuh.(humas)

No comments