Social Items

KEMITRAAN : Asisten Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara, H Sanusi memberi arahan pada Temu Usaha Kemitraan di Hotel Pangeran Khar, Rabu (19/2)

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kaltara menggelar Temu Usaha Kemitraan yang bertempat di Hotel Pangeran Khar, Jalan Katamso, Rabu (19/2).

Asisten Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara H Sanusi dalam sambutannya menyambut baik kegiatan kemitraan dan temu usaha ini. Peningkatan pembangunan dan pemberdayaan desa di Kaltara ditandai dengan penandatanganan kerjasama kemitraan yang terjalin antara desa dengan perusahaan yang ada di Kaltara.

Dari 447 desa di Kaltara pada tahun 2019, telah terbentuk 363 Bumdes dan telah terjalin kerjasama antara desa dengan pihak ketiga dalam hal ini perusahaan sebanyak 26 desa dari 447 desa atau 5,82 persen. 

Ada 4 bidang yang dikerjasamakan. Yakni Bidang Pemerintahan Desa, Bidang Pembangunan Desa, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Kerjasama tersebut terdiri atas 8 Desa di Kabupaten Bulungan, 2 Desa di Kabupaten Malinau, 15 Desa di Kabupaten Nunukan, dan 1 Desa di Kabupaten Tana Tidung. 

"Alhamdulillah, di Kaltara sudah terjalin kerjasama antara desa dengan pihak swasta (kemitraan) dengan tujuan untuk membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. Beberapa tahun terakhir, sudah ada progres nyata hadirnya kemitraan itu. Kita berharap jumlah desa yang mengikuti program kemitraan terus bertambah," tutur Sanusi. 

Sanusi mengharapkan, pemerintah desa terus mendukung upaya-upaya untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, sosial, dan budaya dan mendorong usaha ekonomi desa, melalui kegiatan-kegiatan yang membuka akses produksi, distribusi, dan pasar bagi masyarakat.

“Saya harap kemitraan desa dan perusahaan bisa mewujudkan kemandirian desa yang mencerminkan masyarakat yang kuat untuk maju. Termasuk kita harap desa juga menghasilkan produksi atau karya yang membanggakan dalam memenuhi kebutuhannya desanya, yang pada gilirannya berkontribusi besar untuk kemajuan Provinsi Kaltara,” tutupnya. (humas/YL)

Sanusi Minta Makin Banyak Desa Bermitra dengan Perusahaan

SUARA KALTARA
KEMITRAAN : Asisten Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara, H Sanusi memberi arahan pada Temu Usaha Kemitraan di Hotel Pangeran Khar, Rabu (19/2)

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kaltara menggelar Temu Usaha Kemitraan yang bertempat di Hotel Pangeran Khar, Jalan Katamso, Rabu (19/2).

Asisten Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara H Sanusi dalam sambutannya menyambut baik kegiatan kemitraan dan temu usaha ini. Peningkatan pembangunan dan pemberdayaan desa di Kaltara ditandai dengan penandatanganan kerjasama kemitraan yang terjalin antara desa dengan perusahaan yang ada di Kaltara.

Dari 447 desa di Kaltara pada tahun 2019, telah terbentuk 363 Bumdes dan telah terjalin kerjasama antara desa dengan pihak ketiga dalam hal ini perusahaan sebanyak 26 desa dari 447 desa atau 5,82 persen. 

Ada 4 bidang yang dikerjasamakan. Yakni Bidang Pemerintahan Desa, Bidang Pembangunan Desa, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Kerjasama tersebut terdiri atas 8 Desa di Kabupaten Bulungan, 2 Desa di Kabupaten Malinau, 15 Desa di Kabupaten Nunukan, dan 1 Desa di Kabupaten Tana Tidung. 

"Alhamdulillah, di Kaltara sudah terjalin kerjasama antara desa dengan pihak swasta (kemitraan) dengan tujuan untuk membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. Beberapa tahun terakhir, sudah ada progres nyata hadirnya kemitraan itu. Kita berharap jumlah desa yang mengikuti program kemitraan terus bertambah," tutur Sanusi. 

Sanusi mengharapkan, pemerintah desa terus mendukung upaya-upaya untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, sosial, dan budaya dan mendorong usaha ekonomi desa, melalui kegiatan-kegiatan yang membuka akses produksi, distribusi, dan pasar bagi masyarakat.

“Saya harap kemitraan desa dan perusahaan bisa mewujudkan kemandirian desa yang mencerminkan masyarakat yang kuat untuk maju. Termasuk kita harap desa juga menghasilkan produksi atau karya yang membanggakan dalam memenuhi kebutuhannya desanya, yang pada gilirannya berkontribusi besar untuk kemajuan Provinsi Kaltara,” tutupnya. (humas/YL)

No comments