Social Items

EVALUASI SAKIP : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat menyerahkan Hasil Evaluasi SAKIP Pemerintah Daerah 2019 yang menjadi rangkaian kegiatan pelantikan dan pengucapan sumpah/janji pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan dokter ahli utama di lingkungan Pemprov Kaltara, Senin (2/3) pagi.

TANJUNG SELOR – 12 pimpinan tinggi pratama, 2 pejabat administrator dan 1 dokter ahli utama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), kemarin (2/3) dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di ruang pertemuan Gedung Gabungan Dinas (GADIS) Pemprov Kaltara.

Gubernur mengungkapkan, sebagaimana dinamika didalam proses mutasi, pasti ada pihak yang merasa kecewa. Di sisi lain, adapula yang merasa senang atas jabatan baru yang diamanahkan kepadanya. Pun demikian, kedua perasaan tersebut sedianya tidak diluahkan dengan melebihi batas “Kekecewaan adalah hal biasa. Kekecewaan harus dalam batas yang wajar, agar tidak menyebabkan hal yang merugikan diri sendiri. 

Namun yang terpenting, didalam setiap pelantikan, ada kata-kata sumpah/janji yang diucapkan. Dimana sumpah/janji itu tak hanya bagi bermakna bagi diri sendiri, tapi yang utama adalah kepada Allah SWT. Dari itu, sumpah harus dilaksanakan dan direalisasikan baik untuk diri sendiri, orang lain dan Yang Maha Kuasa,” kata Irianto.

Sebaliknya, ungkapan rasa senang pun diingatkan Gubernur untuk tidak berlebihan. “Bagi yang senang atas mutasi ini, jangan senang berlebihan. Ingatlah selalu bahwa ruh kita dapat dicabut sewaktu-waktu. Atau, jabatan yang diemban tersebut dapat pula dicabut sewaktu-waktu, lantaran berbagai hal. Jadi kecewalah sewajarnya, senang jangan berlebihan,” ungkap Gubernur.

Bagian terpenting dari pengembanan sebuah jabatan, adalah menjalankan sumpah/janji yang diucapkan sewaktu dilantik pada jabatan tersebut. “Bagaimana kita menjalankan sumpah jabatan itu? Yakni, dengan kesabaran. 

Sebab dengan kesabaran maka dijanjikan kemenangan. Jangan mengedepankan syahwat atau nafsu. Sabar memang berat dilaksanakan, dan orang yang sabar sangat menjunjung tinggi nilai kesetiaan. Kesetiaan sangat penting dalam nilai kehidupan masyarakat,” ucap Irianto.

Dengan setia, maka orang dapat dipercaya. Menurut Gubernur, kepercayaan adalah modal utama menjalani hidup, dalam berbagai bentuk kegiatan yang dilakukan. Sekali tidak dipercaya, maka akan berakibat fatal. “Bentuk kesetiaan itu diwujudkan dalam berbagai bentuk. Seperti bekerja sepenuh hati, dan lainnya,” tutur Gubernur.

Selain melantik pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan dokter ahli utama, di acara itu juga dibacakan surat perintah Gubernur Kaltara tentang penunjukkan pelaksana tugas (Plt) atas 5 jabatan pimpinan tinggi pratama. 

Yakni, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Kepala Biro Pembangunan, Kepala Badan Penghubung, dan Kepala Biro Pembangunan.

Rangkaian lain dari kegiatan tersebut, adalah pengukuhan direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Benuanta Kaltara Jaya dan PT Migas Kaltara Jaya periode 2019-2024. Mereka adalah, Khairuddin Rauf selaku Direktur Utama (Dirut) PT Benuanta Kaltara Jaya, Dr Arif Jauhar Tantowi (Komisaris Utama PT Benuanta Kaltara Jaya), Poniti (Dirut PT Migas Kaltara Jaya), dan H Badrun (Komisaris Utama PT Migas Kaltara Jaya).

Di tempat yang sama, Gubernur bersama Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah, Inspektur Inspektorat Provinsi Kaltara Ramli dan perwakilan TGUPP melakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2020. Irianto juga melakukan penyerahan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Daerah Tahun 2019. 

Adapun hasil evaluasinya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meraih hasil evaluasi SAKIP berpredikat A, bersamaan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). 

Lalu Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) meraih hasil evaluasi SAKIP berpredikat BB, bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop-UMKM). 

Selanjutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga meraih predikat B, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Terakhir, Irianto juga melakukan penyerahan penghargaan bagi ASN penyusun SAKIP terbaik tahun 2019.(humas/YL) 

Gubernur Lantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

SUARA KALTARA
EVALUASI SAKIP : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat menyerahkan Hasil Evaluasi SAKIP Pemerintah Daerah 2019 yang menjadi rangkaian kegiatan pelantikan dan pengucapan sumpah/janji pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan dokter ahli utama di lingkungan Pemprov Kaltara, Senin (2/3) pagi.

TANJUNG SELOR – 12 pimpinan tinggi pratama, 2 pejabat administrator dan 1 dokter ahli utama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), kemarin (2/3) dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di ruang pertemuan Gedung Gabungan Dinas (GADIS) Pemprov Kaltara.

Gubernur mengungkapkan, sebagaimana dinamika didalam proses mutasi, pasti ada pihak yang merasa kecewa. Di sisi lain, adapula yang merasa senang atas jabatan baru yang diamanahkan kepadanya. Pun demikian, kedua perasaan tersebut sedianya tidak diluahkan dengan melebihi batas “Kekecewaan adalah hal biasa. Kekecewaan harus dalam batas yang wajar, agar tidak menyebabkan hal yang merugikan diri sendiri. 

Namun yang terpenting, didalam setiap pelantikan, ada kata-kata sumpah/janji yang diucapkan. Dimana sumpah/janji itu tak hanya bagi bermakna bagi diri sendiri, tapi yang utama adalah kepada Allah SWT. Dari itu, sumpah harus dilaksanakan dan direalisasikan baik untuk diri sendiri, orang lain dan Yang Maha Kuasa,” kata Irianto.

Sebaliknya, ungkapan rasa senang pun diingatkan Gubernur untuk tidak berlebihan. “Bagi yang senang atas mutasi ini, jangan senang berlebihan. Ingatlah selalu bahwa ruh kita dapat dicabut sewaktu-waktu. Atau, jabatan yang diemban tersebut dapat pula dicabut sewaktu-waktu, lantaran berbagai hal. Jadi kecewalah sewajarnya, senang jangan berlebihan,” ungkap Gubernur.

Bagian terpenting dari pengembanan sebuah jabatan, adalah menjalankan sumpah/janji yang diucapkan sewaktu dilantik pada jabatan tersebut. “Bagaimana kita menjalankan sumpah jabatan itu? Yakni, dengan kesabaran. 

Sebab dengan kesabaran maka dijanjikan kemenangan. Jangan mengedepankan syahwat atau nafsu. Sabar memang berat dilaksanakan, dan orang yang sabar sangat menjunjung tinggi nilai kesetiaan. Kesetiaan sangat penting dalam nilai kehidupan masyarakat,” ucap Irianto.

Dengan setia, maka orang dapat dipercaya. Menurut Gubernur, kepercayaan adalah modal utama menjalani hidup, dalam berbagai bentuk kegiatan yang dilakukan. Sekali tidak dipercaya, maka akan berakibat fatal. “Bentuk kesetiaan itu diwujudkan dalam berbagai bentuk. Seperti bekerja sepenuh hati, dan lainnya,” tutur Gubernur.

Selain melantik pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan dokter ahli utama, di acara itu juga dibacakan surat perintah Gubernur Kaltara tentang penunjukkan pelaksana tugas (Plt) atas 5 jabatan pimpinan tinggi pratama. 

Yakni, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Kepala Biro Pembangunan, Kepala Badan Penghubung, dan Kepala Biro Pembangunan.

Rangkaian lain dari kegiatan tersebut, adalah pengukuhan direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Benuanta Kaltara Jaya dan PT Migas Kaltara Jaya periode 2019-2024. Mereka adalah, Khairuddin Rauf selaku Direktur Utama (Dirut) PT Benuanta Kaltara Jaya, Dr Arif Jauhar Tantowi (Komisaris Utama PT Benuanta Kaltara Jaya), Poniti (Dirut PT Migas Kaltara Jaya), dan H Badrun (Komisaris Utama PT Migas Kaltara Jaya).

Di tempat yang sama, Gubernur bersama Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah, Inspektur Inspektorat Provinsi Kaltara Ramli dan perwakilan TGUPP melakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2020. Irianto juga melakukan penyerahan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Daerah Tahun 2019. 

Adapun hasil evaluasinya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meraih hasil evaluasi SAKIP berpredikat A, bersamaan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). 

Lalu Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) meraih hasil evaluasi SAKIP berpredikat BB, bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop-UMKM). 

Selanjutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga meraih predikat B, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Terakhir, Irianto juga melakukan penyerahan penghargaan bagi ASN penyusun SAKIP terbaik tahun 2019.(humas/YL) 

No comments