Social Items

//GRAFIS\\

TANJUNG SELOR - Setelah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap I, II, dan III, Pemprov Kaltara akan melanjutkan pembagian BLT tahap IV. Bantuan akan dibagikan mulai pekan kedua Juli nanti. 

Seperti sebelumnya, bantuan menyasar masyarakat miskin terdampak Covid-19 di lima kabupaten/kota. Namun kali ini, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bakal turun langsung menyerahkan sekaligus memantau sejumlah kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemprov di daerah. 

“Kita akan lakukan perjalanan darat dari Tanjung Selor sampai Seimanggaris, perbatasan negara. Paling lambat pertengahan Juli kita salurkan tahap IV. Sekaligus mengecek kondisi infrastruktur yang sudah terbangun di daerah yang kita lalui,” kata Gubernur, Senin (29/6). 

BLT tahap I, II, dan III diserahkan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial lainnya baik dari pusat maupun dari bantuan Dana Desa untuk Covid-19. Khusus bantuan tahap IV akan diserahkan kepada masyarakat yang secara fakta sama sekali belum mendapatkan bantuan dari instansi manapun. 

“Ada banyak sekali masyarakat yang melaporkan kepada saya bahwa ada warga kita yang sama sekali belum dapat bantuan pemerintah, belum masuk data. Ini yang kami upayakan untuk dapat. Jajaran Pemprov saat ini sedang berupaya keras menemukan mereka,” ujarnya.

Rencananya, jumlah penerima BLT Pemprov tahap IV sebanyak 833 orang. Kata Gubernur, jumlah tersebut sangat mungkin bertambah seiring pendataan yang tengah dilakukan jajaran Pemprov. “Yang sudah dapat sebelumnya akan diganti dengan penerima baru yang belum dapat bantuan sosial sama sekali. Kalau kurang, tentu akan ditambah. Jadi sifatnya fleksibel saja. Karena ini adalah kebijakan gubernur dan kita pertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya. 

Pada penyaluran BLT tahap I yang dilakukan sebelum masuk bulan Ramadan kemarin, teralokasi bagi 5.500 kepala keluarga (KK). Nilai total bantuan yang teralokasi mencapai Rp 1,1 miliar. BLT tahap II teralokasi kepada sebanyak 4.968 KK penerima manfaat dengan nilai Rp 993,6 juta. Kemudian BLT tahap III yang notabene gabungan penerima manfaat tahap I dan tahap II, akumulasinya sebanyak 10.498 penerima atau setara Rp 2,09 miliar. 

“Dari totalan tahap I dan tahap II, setelah kita salurkan, ada 833 orang yang tidak dapat menerima BLT tersebut dengan beberapa alasan. Pertama, karena mereka sudah mendapat BST, PKH, dan yang lainnya. Termasuk dana BLT dari Dana Desa. Sehingga dari 833 orang yang belum kebagian l, nominalnya masih ada Rp 166,6 juta,” ujarnya. 

"Sehingga penerima BLT tahap IV rencananya untuk 833 orang penerima manfaat berdasarkan usulan dari masyarakat atau berdasarkan kondisi penyaluran BLT di lapangan yang betul-betul belum pernah mendapatkan bantuan sosial selama Covid-19. Dana bantuan sosial tidak terencana yang tersedia sampai saat ini masih ada 7,4 miliar. Ditambah yang kembali Rp 166,6 juta,” tambah Gubernur menutup.(humas/YL)

Serangkai Perjalanan Darat ke Perbatasan

SUARA KALTARA
//GRAFIS\\

TANJUNG SELOR - Setelah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap I, II, dan III, Pemprov Kaltara akan melanjutkan pembagian BLT tahap IV. Bantuan akan dibagikan mulai pekan kedua Juli nanti. 

Seperti sebelumnya, bantuan menyasar masyarakat miskin terdampak Covid-19 di lima kabupaten/kota. Namun kali ini, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bakal turun langsung menyerahkan sekaligus memantau sejumlah kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemprov di daerah. 

“Kita akan lakukan perjalanan darat dari Tanjung Selor sampai Seimanggaris, perbatasan negara. Paling lambat pertengahan Juli kita salurkan tahap IV. Sekaligus mengecek kondisi infrastruktur yang sudah terbangun di daerah yang kita lalui,” kata Gubernur, Senin (29/6). 

BLT tahap I, II, dan III diserahkan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial lainnya baik dari pusat maupun dari bantuan Dana Desa untuk Covid-19. Khusus bantuan tahap IV akan diserahkan kepada masyarakat yang secara fakta sama sekali belum mendapatkan bantuan dari instansi manapun. 

“Ada banyak sekali masyarakat yang melaporkan kepada saya bahwa ada warga kita yang sama sekali belum dapat bantuan pemerintah, belum masuk data. Ini yang kami upayakan untuk dapat. Jajaran Pemprov saat ini sedang berupaya keras menemukan mereka,” ujarnya.

Rencananya, jumlah penerima BLT Pemprov tahap IV sebanyak 833 orang. Kata Gubernur, jumlah tersebut sangat mungkin bertambah seiring pendataan yang tengah dilakukan jajaran Pemprov. “Yang sudah dapat sebelumnya akan diganti dengan penerima baru yang belum dapat bantuan sosial sama sekali. Kalau kurang, tentu akan ditambah. Jadi sifatnya fleksibel saja. Karena ini adalah kebijakan gubernur dan kita pertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya. 

Pada penyaluran BLT tahap I yang dilakukan sebelum masuk bulan Ramadan kemarin, teralokasi bagi 5.500 kepala keluarga (KK). Nilai total bantuan yang teralokasi mencapai Rp 1,1 miliar. BLT tahap II teralokasi kepada sebanyak 4.968 KK penerima manfaat dengan nilai Rp 993,6 juta. Kemudian BLT tahap III yang notabene gabungan penerima manfaat tahap I dan tahap II, akumulasinya sebanyak 10.498 penerima atau setara Rp 2,09 miliar. 

“Dari totalan tahap I dan tahap II, setelah kita salurkan, ada 833 orang yang tidak dapat menerima BLT tersebut dengan beberapa alasan. Pertama, karena mereka sudah mendapat BST, PKH, dan yang lainnya. Termasuk dana BLT dari Dana Desa. Sehingga dari 833 orang yang belum kebagian l, nominalnya masih ada Rp 166,6 juta,” ujarnya. 

"Sehingga penerima BLT tahap IV rencananya untuk 833 orang penerima manfaat berdasarkan usulan dari masyarakat atau berdasarkan kondisi penyaluran BLT di lapangan yang betul-betul belum pernah mendapatkan bantuan sosial selama Covid-19. Dana bantuan sosial tidak terencana yang tersedia sampai saat ini masih ada 7,4 miliar. Ditambah yang kembali Rp 166,6 juta,” tambah Gubernur menutup.(humas/YL)

No comments