Social Items


JALAN DURIAN
: Kondisi Jalan Durian pasca dilebarkan oleh DPUPR-Perkim Kaltara.


TANJUNG SELOR – Jalan Durian menjadi salah satu jalan utama yang cukup ramai dilintasi masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara tidak henti-hentinya berupaya memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan di wilayah ibu kota provinsi Kaltara, tersebut. 


Dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni senilai Rp 2,7 Miliar, DPUPR-Perkim Kaltara menggunakannya untuk pelebaran ruas Jalan Durian di Tanjung Selor. Pelebaran ruas Jalan Durian kini berada dalam tahap penyesuaian sebagaimana fungsi jalan nasional, dan untuk sementara ini masyarakat sekitar telah merasakan beberapa manfaat dari pelebaran jalan. “Setelah dilakukannya pelebaran jalan, saya sebagai supplier buah tentunya merasa lebih mudah mendistribusikan barang dagangan saya. Pembeli juga lebih mudah parkir, tidak terlalu khawatir lagi lah dalam hal menaruh kendaraan pembeli,” ungkap Distributor Buah-buahan, Anes saat ditemui dilapaknya yang berlokasi di Jalan Durian.


Hal serupa juga dirasakan Sri Mulyani, seorang pedagang buah dan kosmetik di Jalan Durian yang berharap pelebaran ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan usahanya. “Alhamdulilllah, setelah adanya pelebaran ini tidak lagi terjadi kemacetan. Sebelumnya, kalau ada satu atau dua mobil berhenti sudah macet, dan kalau sudah macet pelanggan jadi segan untuk berhenti membeli dagangan saya. Tapi, dengan adanya pelebaran ini pelanggan mulai berdatangan,” harapnya.


Sedangkan untuk kedepannya, pelebaran Jalan Durian ini akan terus melakukan perbaikan. Seperti, penambahan pengaspalan dengan kualitas terbaik sehingga tidak ada lagi penambalan di jalan tersebut. “Setelah dilakukan pelebaran pada sisi kanan, akan langsung diaspal AC-BC/AC-WC (Asphalt Concetre-Binder Course/Asphalt Concrete-Wearing Course), melakukan perbaikan drainase dengan merombak kembali saluran yang mampet dan banyak lubang,” tutup Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Perkim Kaltara, Yusran. (humas / YN)

Jalan Durian Dilebarkan, Perekonomian Terdongkrak

SUARA KALTARA


JALAN DURIAN
: Kondisi Jalan Durian pasca dilebarkan oleh DPUPR-Perkim Kaltara.


TANJUNG SELOR – Jalan Durian menjadi salah satu jalan utama yang cukup ramai dilintasi masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara tidak henti-hentinya berupaya memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan di wilayah ibu kota provinsi Kaltara, tersebut. 


Dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni senilai Rp 2,7 Miliar, DPUPR-Perkim Kaltara menggunakannya untuk pelebaran ruas Jalan Durian di Tanjung Selor. Pelebaran ruas Jalan Durian kini berada dalam tahap penyesuaian sebagaimana fungsi jalan nasional, dan untuk sementara ini masyarakat sekitar telah merasakan beberapa manfaat dari pelebaran jalan. “Setelah dilakukannya pelebaran jalan, saya sebagai supplier buah tentunya merasa lebih mudah mendistribusikan barang dagangan saya. Pembeli juga lebih mudah parkir, tidak terlalu khawatir lagi lah dalam hal menaruh kendaraan pembeli,” ungkap Distributor Buah-buahan, Anes saat ditemui dilapaknya yang berlokasi di Jalan Durian.


Hal serupa juga dirasakan Sri Mulyani, seorang pedagang buah dan kosmetik di Jalan Durian yang berharap pelebaran ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan usahanya. “Alhamdulilllah, setelah adanya pelebaran ini tidak lagi terjadi kemacetan. Sebelumnya, kalau ada satu atau dua mobil berhenti sudah macet, dan kalau sudah macet pelanggan jadi segan untuk berhenti membeli dagangan saya. Tapi, dengan adanya pelebaran ini pelanggan mulai berdatangan,” harapnya.


Sedangkan untuk kedepannya, pelebaran Jalan Durian ini akan terus melakukan perbaikan. Seperti, penambahan pengaspalan dengan kualitas terbaik sehingga tidak ada lagi penambalan di jalan tersebut. “Setelah dilakukan pelebaran pada sisi kanan, akan langsung diaspal AC-BC/AC-WC (Asphalt Concetre-Binder Course/Asphalt Concrete-Wearing Course), melakukan perbaikan drainase dengan merombak kembali saluran yang mampet dan banyak lubang,” tutup Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Perkim Kaltara, Yusran. (humas / YN)

No comments