Social Items


PENUTUPAN
: Sekprov Kaltara, H Suriansyah saat menyampaikan arahan pada penutupan MTQ ke-5 Provinsi Kaltara, Rabu (23/9).


TANJUNG SELOR – Perlombaan MTQ seyogyanya dimaknai sebagai upaya menjaga kemurnian alquran dengan menghafal dan membacanya. Untuk itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, H Suriansyah mengajak untuk meluruskan niat bahwa bukan kemenangan yang harus dikejar dan menjadi tujuan utama dari digelarnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 5 Provinsi Kaltara. Akan tetapi upaya untuk mendekatkan diri dengan pencipta melalui Alquran.


“Diharapkan MTQ mampu menginspirasi para generasi muda untuk lebih giat mempelajari, memahami serta mencintai Alquran sebagai petunjuk hidup untuk itu, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah,” katanya di Gedung Gadis, Rabu (23/9).


Ia berharap, dari sini lahir para hafidz Quran. Dimana, mereka akan memiliki peran penting di masa yang akan datang. Dan, salah satu upayanya adalah meningkatkan prestasi yang dicapai dengan terus berlatih dan memacu diri untuk menggapai kesempatan-kesempatan yang akan datang. “Kepada yang menang maupun yang belum menang, tetap bersemangat. Jika belum mendapatkan juara, setidaknya dapat menumbuhkan niat ikhlas untuk beribadah,” tuntasnya.(humas / YN)

Suriansyah : Jaga Kemurnian Alquran dengan Membacanya

SUARA KALTARA


PENUTUPAN
: Sekprov Kaltara, H Suriansyah saat menyampaikan arahan pada penutupan MTQ ke-5 Provinsi Kaltara, Rabu (23/9).


TANJUNG SELOR – Perlombaan MTQ seyogyanya dimaknai sebagai upaya menjaga kemurnian alquran dengan menghafal dan membacanya. Untuk itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, H Suriansyah mengajak untuk meluruskan niat bahwa bukan kemenangan yang harus dikejar dan menjadi tujuan utama dari digelarnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 5 Provinsi Kaltara. Akan tetapi upaya untuk mendekatkan diri dengan pencipta melalui Alquran.


“Diharapkan MTQ mampu menginspirasi para generasi muda untuk lebih giat mempelajari, memahami serta mencintai Alquran sebagai petunjuk hidup untuk itu, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah,” katanya di Gedung Gadis, Rabu (23/9).


Ia berharap, dari sini lahir para hafidz Quran. Dimana, mereka akan memiliki peran penting di masa yang akan datang. Dan, salah satu upayanya adalah meningkatkan prestasi yang dicapai dengan terus berlatih dan memacu diri untuk menggapai kesempatan-kesempatan yang akan datang. “Kepada yang menang maupun yang belum menang, tetap bersemangat. Jika belum mendapatkan juara, setidaknya dapat menumbuhkan niat ikhlas untuk beribadah,” tuntasnya.(humas / YN)

No comments