Social Items

PELATIHAN : Sekprov Kaltara H Suriansyah bersama Plt Bupati Malinau Topan Amrullah menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator angkatan I kelas Kabupaten Malinau, Jumat (6/11).

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan I kelas Kabupaten Malinau di ruang pertemuan Laga Pratu Kantor Bupati Malinau, Jumat (6/11), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Suriansyah berharap pejabat adminstrator mempunyai daya kreatif dan inovatif.

Selain daya kreatif dan inovatif, peserta juga dituntut punya kepekaan di masa pandemi. “Peka terhadap krisis untuk dapat menyesuaikan dengan kondisi adaptasi kebiasaan baru sehingga menghasilkan aparatur berkinerja tinggi dan pelayanan pubik tetap terjamin,” katanya.

Lanjutnya, pejabat administrator dituntut menguasai teknologi informasi di tengah krisis Covid-19. “Selain untuk menghasilkan aparatur yang berkinerja tinggi, penggunaan teknologi informasi selaras dengan pelayanan publik saat ini yang menuntut kecepatan dalam memberikan pelayanan,” tambahnya.

Untuk itu, Suriansyah meminta peserta PKA mengapikasikan aksi perubahan yang mereka buat selama pelatihan. “Aksi perubahan agar diimplementasikan di tempat tugas masing-masing dan kerjakan dengan dedikasi tinggi,” tutupnya.

Penutupan PKA angkatan I kelas Kabupaten Malinau dilakukan Suriansyah dengan melepas tanda peserta secara simbolis. Sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 peringkat teratas.(humas / yn)

Peserta PKA Dituntut Kreatif dan Inovatif

SUARA KALTARA

PELATIHAN : Sekprov Kaltara H Suriansyah bersama Plt Bupati Malinau Topan Amrullah menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator angkatan I kelas Kabupaten Malinau, Jumat (6/11).

KOMANDOKALTARA.COM - TANJUNG SELOR – Menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan I kelas Kabupaten Malinau di ruang pertemuan Laga Pratu Kantor Bupati Malinau, Jumat (6/11), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Suriansyah berharap pejabat adminstrator mempunyai daya kreatif dan inovatif.

Selain daya kreatif dan inovatif, peserta juga dituntut punya kepekaan di masa pandemi. “Peka terhadap krisis untuk dapat menyesuaikan dengan kondisi adaptasi kebiasaan baru sehingga menghasilkan aparatur berkinerja tinggi dan pelayanan pubik tetap terjamin,” katanya.

Lanjutnya, pejabat administrator dituntut menguasai teknologi informasi di tengah krisis Covid-19. “Selain untuk menghasilkan aparatur yang berkinerja tinggi, penggunaan teknologi informasi selaras dengan pelayanan publik saat ini yang menuntut kecepatan dalam memberikan pelayanan,” tambahnya.

Untuk itu, Suriansyah meminta peserta PKA mengapikasikan aksi perubahan yang mereka buat selama pelatihan. “Aksi perubahan agar diimplementasikan di tempat tugas masing-masing dan kerjakan dengan dedikasi tinggi,” tutupnya.

Penutupan PKA angkatan I kelas Kabupaten Malinau dilakukan Suriansyah dengan melepas tanda peserta secara simbolis. Sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 peringkat teratas.(humas / yn)

No comments